Connect with us

Covid-19

Astaga, Bocah 2 Tahun Dari Nunukan Positif Covid-19 dan Pasien Bertambah 83 Orang

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kalimantan Utara, Agust Suwandy. (Ft. Dok)

Newstara.com TANJUNG SELOR – Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kalimantan Utara, Agust Suwandy mengumumkan informasi terbaru jumlah kumulatif pasien positif Virus Corona Disease (Covid-19) pada Sabtu siang, (25/4/2020). Saat ini terkonfirmasi pasien sudah berjumlah 83 orang dan diantaranya ada seorang bocah berusia 2 tahun.

Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Kemenkes di Surabaya, pada Jumat malam, (24/4/2020) menyampaikan 9 spesimen daeri hasil pemeriksaan Swab, 6 diantaranya dinyatakan positif, dan semuanya berada di Kabupaten Nunukan dengan inisial BHR (38 Thn), DRL (40 Thn), DMA (19 Thn), NSM (33 Thn), BHN (50 Thn) semunya adalah laki-laki lalu seorang perempuan NRK (2 Thn). Lalu, Dengan demikian Provinsi Kaltara terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 83 orang.

“Tambahan enam ini diantaranya dari klaster yang sama yakni majelis tablig Itjima Gowa, dan satu lagi beda klaster tapi kemungkinan adanya kontak penularan di Kapal Lambelu, namun kami masih melakukan tracing kontak agar diketahui riwayat penularannya,” ujar Jubir Agust Suwandy saat menyampaikan rilies pers.

“Kami sampai saat ini masih tetap menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Gugus Tugas Covid-19 Kaltara juga menginformasikan ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebanyak 173 orang, ODP (Orang Tanpa Gejala) sebanyak 461 orang, PDP (Pasien Dalam pengawasan) sebanyak 29 orang. Ada sekitar 105 spesimen asal Provinsi Kaltara yang dikirimkan ke Balai Besar Laboratorium Surabaya, namun baru 9 yang terkonfirmasi yakni 2 sampel dari Tarakan dan 7 dari Nunukan.

Sementara, pasien positif Covid-19 di Kaltara tercatat sebanyak 83 orang. diantaranya Tarakan sebanyak 27 orang, Malinau 6 orang, Nunukan 30 orang, Bulungan 20 orang dan KTT masih kosong.

Reporter: Abdul Syukur

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

More in Covid-19