Marthin Billa Dituding Otak Kerusuhan Kantor Gubernur Kaltara

| 8815 Views
id Marthin Billa Dituding Otak Kerusuhan Kantor Gubernur Kaltara
Marthin Billa Dituding Otak Kerusuhan Kantor Gubernur Kaltara

www.newstara.com - TARAKAN - Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) menahan dan menetapkan tersangka Calon Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Marthin Billa, karena dinilai sebagai otak kerusuhan yang terjadi pada pekan lalu di Tanjung Selor. Polisi menduga Marthin Billa sebagai aktor intelektul yang menggerakkan massa, merusak serta membakar kantor Gubernur hingga 3 unit mobil dinas Pemprov Kaltara.

Kuasa Hukum Pejuang, Andi Syafrani membenarkan Marthin Billa dijemput paksa oleh Polisi atas kasus dugaan orang yang menyuruh massa untuk melakukan unjuk rasa, namun kliennya tidak pernah menyuruh orang apalagi harus merusak atau membakar gedung kantor Gubernur dan kendaraan Dinas Pemprov Kaltara. Sementara, masyarakat yang melakukan unjuk rasa tersebut adalah mereka yang kecewa kepada Panwaslu dan KPU yang tidak melakukan pemilu yang jujur dan adil.

"Kita saat ini masih menunggu sikap Kepolisian dalam waktu 1x24 jam, dan ini terhitung pada pukul 20.00 WITE sampai Rabu malam pukul 20.00 WITE, beliau ditahan di Polda Kaltim," tutur Andi kepada www.newstara.com saat dihubungi melalui selulernya pada Rabu dini hari, (23/12/2015).

Sebelumnya, Marthin Billa di bawa secara paksa pada Selasa siang, (22/12/2105) sekitar pukul 14.30 WIB dari penginapannya di Jakarta dan pihak penyidik Polisi membawa ke Balikpapan, menggunakan pesawat Garuda Airline pada pukul 17.05 WIB sempat pesawatnya delay dan terbang pada pukul 18.00 WIB. Lalu, Marthin Billa bersama penyidik tiba di Polda Kaltim pada pukul 19.00 WITE.

"Saya tadi liatnya, pak Marthin dikenakan Pasal 160 dan 170 juncto 55 tentang perbuatan perusakan dan penghasutan, pak Marthin dituduh sebagai otak atau yang menyuruh melakukan tindakan massa di tanjung Selor tersebut," tuturnya.
 
Reporter: Yoko Handani


Baca Juga
Ini Daftar Sementara Berkas Parpol Masuk ke KPUD Tarakan
Gubernur Irianto Hadiri FGD Tindak Lanjut Pemeriksaan BPK