Pasar Tumpah, Benar-benar Tumpah Pedagang dan Pengunjung

| 1077 Views
id Pasar Tumpah, Benar-benar Tumpah Pedagang dan Pengunjung
Pasar Tumpah, Benar-benar Tumpah Pedagang dan Pengunjung

www.newstara.com - TARAKAN - "Pasar Tumpah" yang berlokasi di jalan Sumatera hingga ke jalan Stadion Datu Adil Tarakan dan digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan dipenuhi para pedagang, mulai dari pedagang pakaian, produk khas hingga berbagai macam kuliner produk sendiri hingga kuliner instan.

Tepat pukul 06.00 pagi saat redaksi Newstara.com datang berkunjung, sudah terlihat ratusan pedagang yang disediakan tempat berjualan seluas 1-2 meter persegi sudah mulai berdatangan dan bersiap-siap menggelar dagangannya. Bahkan, ada beberapa pedagang yag sudah siap dan tinggal menunggu para pembeli. Begitupula dengan aparat Satpol PP Tarakan dan Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan sudah terlihat berjaga-jaga.

Alhasil, satu persatu pengunjung mulai berdatangan, sembari alunan musik lembut dan sesekali keras terdengar dari soundsistem diatas panggung yang telah disiapkan panitia penyelenggara. Tampak dari kejauhan, Wakil Walikota Tarakan seperti berkordinasi dengan panitia penyelenggara "Pasar Tumpah" yang rata-rata memang masih anak muda.

Ide kreatif "Pasar Tumpah" memang cukup kreatif apalagi memiliki tujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat kecil, sehingga panitia pun memberikan persyaratan mutlak bahwa para pedagang wajib menjajakan dagangannya dengan harga yang murah.

"Saya sangat apresiasi dengan ide pasar tumpah ini ya mas, artinya pedagang-pedagang kecil akhirnya diperhatikan, kalau dulu kita jualan diatas trotoar pasti musuhnya sama Satpol PP, nah kalau sekarang kan aman walaupun hanya di hari Minggu," tutur Salbiah salah satu pedagang makanan.

Yah,... "Pasar Tumpah" memang hanya ada pada hari Minggu, karena jalan raya yang dijadikan lokasi pasar ini berada di tengah-tengah jalan. Alhasil, jalur menuju Kampung 1, Kampung 4 dan Kampung 6 hingga ke Pantai Amal ini pun ditutup untuk sementara, dan para pengendara roda dua dan empat terpaksa dialihkan melalui jalur Kusuma Bangsa dan memutar ke arah belakang Stadiun Datu Adil dan begitu pula sebaliknya.

"Bioaktiva..bioaktiva, ingin sehat konsumsi Bioaktiva, lebih baik mencegah ketimbang mengobati," tutur salah satu pedagang yang ikut mempromosikan stand khususnya dan tidak jauh dari gedung Wisma Patra.

"Pasar Tumpah", memang terlihat menarik dan di ikuti oleh berbagai macam stand, namun karena warga yang tidak terlalu suka dengan berp anas-panasan, sehingga saat matahari mulai terik dan diatas jam 11 siang sudah mulai satu persatu pengunjung pulang satu persatu. Bahkan, parkir motor yang sebelumnya penuh hingga puluhan meter lalu kini sudah mulai kosong.

"Entah lah, panas sekali disini apalagi kita dapat stand di tengah jalan raya begini, tidak terpikir juga tadi membawa payung besar, tapi nda papa nanti minggu depan saya bawa," tutur Ilham salah satu pedagang es crem.

Bagi pengunjung, "Pasar Tumpah" ini memang cukup menarik namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar terjadi peningkatan, seperti pengaturan para pedagang yang belum maksimal, harga produk yang dijual masih dengan harga mahal dan standar sehingga kurang membuat pengunjung tertarik.

"kalau mau di evaluasi sih memang banyak, tapi dengan adanya panggung musik sebenarnya sudah bagus, kalau bisa anak-anak muda atau anak-anak sekolah juga bisa ambil bagian dengan menampilkan keterampilannya, mulai dari pentas seni musik dan tari-tarian, jadi bisa lebih banyak pengunjungnya," tutur Rusdiana warga Mulawarman Tarakan yang datang bersama suaminya Iwan Setyo.

Sementara, Wakil Walikota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat mengatakan pihaknya akan terus mengevaluasi kegiatan "Pasar Tumpah", mulai dari mengatur para pedagang hingga fasilitas yang diberikan. Hanya saja, dirinya mengingatkan kepada para pedagang agar tetap menjaga kebersihan, menjual barang dagangannya dengan murah dan menjaga ketertiban.

"Kita evaluasi yah Pasar Tumpah, mudah-mudahan menjadi lebih baik dan ini program sebenarnya cukup bagus, karena tujuannya untuk masyarakat kecil juga, nah berkaitan dengan harga memang kita minta pedagang jual barang dan produknya dengan murah," ujarnya.

"Pasar Tumpah" yang digelar hanya pada hari Minggu dan dimulai pada pukul 06.00 pagi pukul 04.00 sore ini kabarnya telah di ikuti lebih dari 500 pedagang. Dan diharapkan akan terus berlangsung dan bertahan sehingga menjadi salah satu tujuan wisata serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Tarakan.

Reporter: Yoko Handani


Baca Juga
Ayo Buruan Dapatkan Kupon Jalan Santai & Zumba Newstara Berhadiah Motor dan Puluhan Doorprize
Gubernur Irianto Buka-bukaan Soal Pembelian Pesawat N-219 Buatan DI