Tanjung Selor Mau Jadi Kotamadya Tapi Penduduknya Kurang

| 897 Views
id Tanjung Selor Mau Jadi Kotamadya Tapi Penduduknya Kurang
Tanjung Selor Mau Jadi Kotamadya Tapi Penduduknya Kurang

Newstara.com - TANJUNG SELOR - Aturan baru soal persyaratan ibukota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang tidak boleh berada di suatu Kabupaten, ternyata membuat sejumlah tokoh mendesak Bupati Kabupaten Bulungan untuk segera menyiapkan syarat administrasi pemekaran kecamatan Tanjung Selor untuk menjadi sebuah Kotamadya. Namun, persyaratan itu baru selesai tahun 2017 mendatang.

Saat Kecamatan Tanjung Selor menjadi sebuah Kotamadya, maka secara resmi ibukota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berada di Tanjung Selor. Namun, daerah itu harus terlebih dahulu membentuk 4 Kecamatan yang disetujui oleh Bupati Bulungan dan rekomendasi dari Gubernur Kaltara.

Persyaratan tersebut baru bisa terealisasi pada tahun 2017 mendatang, karena Bupati Kabupaten Bulungan Sudjati baru saja merumuskan untuk memecah Rukun Tetangga (RT) di Tanjung Selor.

"Diseberang kan ada Jelarai, Kilo 2 itu perlu dibentuk 3 hingga 4 desa. Sekarang ini yang sudah berjalan baru pemecahan di tingkat RT, untuk desa maupun kelurahan belum berjalan," ujarnya.

Sudjati menyebutkan, untuk mempersiapkan Tanjung Selor menjadi sebuah Kotamadya maka dibutuhkan anggaran yang berasal dari APBD, dan baru bisa masuk dalam listing atau draft dalam Peraturan daerah (Perda) APBD Perubahan 2016 atau APBD tahun 2017 mendatang.

"Ini juga berhubungan dengan anggaran, dan tidak dimasukkan kan yang tahun ini, paling tidak bisa saja dimasukkan nanti di APBD Perubahan, terutama sekali pembangunan dan untuk daerah yang dipecah ini juga butuh pembangunan baru yang banyak. Misalkan, untuk menambah kelurahan baru maka setidaknya harus membangun kantor kelurahan lagi," ujarnya.

Menurutnya, anggaran untuk pemekaran cukup besar untuk dibiayai oleh APBD, seperti biaya tim survey, kajian, pembangunan sarana prasarana, seperti membangun empat kantor kecamatan, membangun 16 kelurahan dan desa baru. Bahkan, jumlah kependudukan di Tanjung Selor belum tercukupi untuk menjadi sebuah Kota.

"Tapi saya belum terbayang berapa besarannya, karena untuk pembentukan kecamatan baru saja pasti besar, soalnya butuh kantor baru juga, belum lagi jumlah penduduknya kurang, tapi kita tetap optimis ini bisa dilakukan, tapi untuk Tanjung Selor memang ada pengecualian soalnya pemekaran menjadi kota madya ini kan kebutuhan sebagai ibukota provinsi. Mau tidak mau ada pengecualian," tuturnya.

Sementara, aset yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan di Tanjung Selor akan beralih atau di limpahkan ke Kotamadya Tanjung Selor. Begitupula dengan tapal batas antara wilayah Kabupaten Bulungan dengan wilayah Kotamadya Tanjung Selor.

Reporter: Wahyu Setyaningsih


Baca Juga
Ayo Buruan Dapatkan Kupon Jalan Santai & Zumba Newstara Berhadiah Motor dan Puluhan Doorprize
Gubernur Irianto Buka-bukaan Soal Pembelian Pesawat N-219 Buatan DI