Gunakan APBD, Bupati KTT Syukuran di 5 Kecamatan Berbeda Undang Artis Ibukota

| 1882 Views
id Gunakan APBD, Bupati KTT Syukuran di 5 Kecamatan Berbeda Undang Artis Ibukota
Gunakan APBD, Bupati KTT Syukuran di 5 Kecamatan Berbeda Undang Artis Ibukota

Newstara.com - TARAKAN - Pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT) sepertinya cukup sayang kepada masyarakatnya dan memanjakannya dengan suguhan penampilan artis-artis dangdut ibukota. Bahkan, dilakukan di beberapa kecamatan dan desa berbeda dengan memboyong sang artis seperti Ike Nurjanah, Lesti "Dangdut Akademi", Duo Racun, Novi Aila, Fitri Karlina dan artis-artis lainnya.

Alhasil, penampilan para artis yang dibalut silaturahmi Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2016-2021 ini diduga menguras dana APBD Kabupaten Tana Tidung (KTT), karena seharusnya bisa digunakan pada hal-hal yang lebih bermanfaat seperti membiayai dan memperbaiki fasilitas umum di wilayah Kabupaten tersebut.

Redaksi Newstara.com mencoba melakukan perhitungan kasar sederhana untuk mengetahui berapa besar pembiayaan tersebut dan hasilnya adalah biaya untuk mengundang artis, rata-rata honor keluar kota pada kisaran Rp 50 juta untuk satu orang artis, dan untuk 5 orang artis maka sebesar Rp 250 juta. Lalu, biaya akomodasi seperti transportasi pesawat dari Jakarta ke Tarakan dengan estimasi Rp 750 ribu per-orang pulang pergi (PP) untuk 5 orang artis ditambah 1 orang manager dari masing-masing artis maka sebesar Rp 7,5 juta lalu biaya hotel dan konsumsi Rp 10 juta selama minimal 2 hari. Dan untuk biaya sewa panggung dan soundsistem dengan estimasi sebesar Rp 10-20 juta untuk satu kali acara, maka biaya silaturahmi berkisar Rp 287,5 juta untuk satu kali acara silaturahmi dan ini belum termasuk honor MC dan honor para penggembira lainnya.

Arifin salah satu warga Kabupaten Tana Tidung (KTT) mengakui dalam setiap acara yang dilangsungkan oleh Bupati Undunsyah terkesan sedikit mewah dan memanjakan masyarakatnya yang sudah memilihnya pada pesta demokrasi09 Desember 2015 lalu. Namun, cukup bijak bilamana anggaran itu dipergunakan pada hal-hal lainnya seperti memberikan beasiswa sekolah atau membantu masyarakat di Tana Tidung.

"Lebih baik pak Bupati menggunakan uangnya untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti membuka akses jalan di desa-desa yang sulit di jangkau, tapi yahh itukan terserah beliau karena dia selaku pengguna anggaran (PA), dan bisa saja itu dibutuhkan karena warga KTT ini memang haus akan hiburan," tuturnya kepada Newstara.com

Sementara, saat dikonfirmasi Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT), Abdul Hamid mengatakan bahwa dirinya tidak tahu menahu soal pembiayaan karena diatur oleh bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Pemda KTT. Namun, silaturahmi ini sangat penting dilakukan karena dibutuhkan komunikasi yang baik kepada masyarakat dan bisa diketahui visi misi pembangunan Pemda KTT.

"Kalau soal pembiayaan saya tidak tahu dan semua yang mengatur Tapem, kami hanya mengatur acara silaturahmi ini dalam rangka pemaparan visi dan misi pak Bupati kepada masyarakat, sehingga terjalin komunikasi yang baik, dan termasuk dalam program kunjungan kerja beliau dengan masyarakat, dan saat ini acaranya di desa Tana Lia, yang dihadiri oleh SKPD," tuturnya kepada Newstara.com pada Sabtu sore, (09/04/2016) melalui selulernya.

Sebelumnya, acara serupa juga dilakukan di Kecamatan Sesayap yakni di desa majaletung dan digabung dengan Desa Singkong, lalu di Desa Bebatu dan Bandan Dikis yang masuk dalam Kecamatan Sesayap Ilir.

"Dalam silaturahmi ini pak Bupati memaparkan visi misi seperti arah pembangunan KTT kedepannya, mulai dari pembangunan infrastruktur, kesehatan dan termasuk penyediaan sarana air bersih, bahkan pembangunan rel kereta barang dari Bebatu ikut disampaikan kepada masyarakat yang telah disetujui RPJMD dari KTT oleh Pemprov Kaltara dan Pemerintah Pusat," ujarnya.

Reporter: Yoko Handani


Baca Juga
Ayo Buruan Dapatkan Kupon Jalan Santai & Zumba Newstara Berhadiah Motor dan Puluhan Doorprize
Gubernur Irianto Buka-bukaan Soal Pembelian Pesawat N-219 Buatan DI