Soal Asrama Mahasiswa di Yogyakarta, Ini Tanggapan Bupati Laura

| 2370 Views
id Soal Asrama Mahasiswa di Yogyakarta, Ini Tanggapan Bupati Laura
Soal Asrama Mahasiswa di Yogyakarta, Ini Tanggapan Bupati Laura
Bupati Kabupaten Nunukan, Asmin Laura Hafid [NEWSTARA.COM/BONAR]

Newstara.com NUNUKAN - Bupati Kabupaten Nunukan, Asmin Laura Hafid menanggapi keluhan mahasiswa asal Nunukan terkait bangunan asrama putra yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Kabupaten Nunukan (IKPMKN) di Daerah Istimewa Yogyakarta yang sangat memprihatinkan dan tidak layak huni.

Laura mengatakan bahwa dalam waktu dekat dirinya bersama jajaran terkait seperi Bagian Kesra dan Bagian Umum Pemkab Nunukan akan kembali menginventarisir aset-aset milik Pemkab Nunukan di luar daerah termasuk asrama mahasiswa di sejumlah daerah seperti di DI Yogyakarta. Bahkan, akan membangun secara permanen dalam waktu dekat.

Dari sejumlah foto-foto yang ditunukkan, Laura cukup prihatin atas kondisi asrama putra Nunukan di Yogyakarta yang ditambal dengan terpal atau bahan seadanya tersebut. Namun, dirinya baru menjabat 1 bulan menjadi Bupati Nunukan bersama Faridil Murad Wakil Bupati sehingga tidak mengetahui kondisi aset-aset Nunukan di luar daerah.

"Tolong sampaikan kepada adik-adik mahasiswa kita di luar daerah, saya belum 1 bulan menjabat namun jangan khawatir pertama-tama yangs aya lakukan adalah akan menginventarisir aset Pmda di luar daerah, lalu mana yang rusak akan diperbaiki dengan cepat, termasuk juga pembangunan pengadaan asrama mahasiswa Nunukan diberbagai daerah di Indonesia, dan memang kita juga membutuhkan informasi dari berbagai pihak, bila perlu buat saja proposal kepada pihak Pemkab, dalam hal ini adalah proposal sebagai masukan kami untuk perbaikan bangunan dan demi kepentingan adik mahasiswa," ujar Laura kepada Newstara.com pada Kamis siang, (30/06/2016) melalui seluernya.

Menurutnya, masukan atas keadaan pendidikan ini sangat penting demi mendukung pembelajaran hingga menjalin persatuan rekan-rekan mahasiswa di perantaun, sehingga bukan hanya asrama di Yogyakarta tapi asrama di daerah lainnya pun akan segera dieprbaiki jika mengalami kerusakan.

"Tidak perlu mahasiswa khawatir untuk melaporkan demi kebaikan belajar pembelajaran agar nyaman dalam kuliah, dan asrama nanti rencananya akan kita permanenkan secara bertahap," tutur Laura.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa mengeluhkan gedung asrama yang mengalami kerusakan dan tidak dilakukan perbaikan hingga bertahun-tahun oleh Pemkab Nunukan. Bangunan asrama yang cukup luas itu sebenarnya mampu menampung 50 orang mahasiswa bahkan lebih. Namun, kondisinya mengalami rusak berat seperti 36 kamar yang tersedia dan hanya 30 kamar yang bisa ditempati lalu saat terjadi musim hujan maka bocor hampir disebagian kamar asrama.

Bukan hanya itu saja, 5 buah kamar mandi yang tersedia hanya mampu digunakan 2 buah kamar mandi. Atap-atap asrama hanya ditambal menggunakan terpal seadanya, sehingga dipastikan tidak akan bertahan lama.

Reporter : Bonar Sahat


Baca Juga
Ayo Buruan Dapatkan Kupon Jalan Santai & Zumba Newstara Berhadiah Motor dan Puluhan Doorprize
Gubernur Irianto Buka-bukaan Soal Pembelian Pesawat N-219 Buatan DI