Film I Leave My Heart In Lebanon Wajib Ditonton Karena Berkisah Kehidupan Militer Yonif Raider

| 388 Views
id Film I Leave My Heart In Lebanon Wajib Ditonton Karena Berkisah Kehidupan Militer Yonif Raider
Film I Leave My Heart In Lebanon Wajib Ditonton Karena Berkisah Kehidupan Militer Yonif Raider
Film "I Leave My Heart In Lebanon" wajib ditonton karena berkisah kehidupan Militer Yonif Raider 328 Kostrad.

Newstara.com JAKARTA - Film "I Leave My Heart In Lebanon" garapan rumah produksi TB Silalahi Picture dan disutradarai oleh Benni Setiawan menjadi salah satu film tanah air yang diprediksi akan mengguncang bioskop-bioskop sekaligus memperlihatkan bagaimana para Raider membantu dalam menjaga perdamaian (peacekeeping) PBB dengan misi menjadi anggota Kontingen Garuda 23 yang ditugaskan di Lebanon.

"Film I Leave My Heart In Lebanon adalah film yang bergenre drama diproduksi oleh rumah produksi TB Silalahi Picture dengan Sutradara Benni Setiawan ini melibatkan personel TNI dengan persenjataan lengkap dan sejumlah artis, yakni Rio Dewanto, Yama Carlos, Boris Bokir, Revalina S Temat, Baim Wong, Dedy Mizwar, Tri Yudiman dan artis Lebanon Jowy Khoury. Film “I Leave My Heart In Lebanon” rencana akan rilis pada 15 Desember 2016," tuturnya pada hari Senin (14/11/2016), di Jakarta.

Sementara, para Pemain film I Leave My Heart In Lebanon yang akan berperan sebagai tentara dan sebelum memasuki proses pengambilan gambar, kabarnya telah melaksanakan "Military Boot Camp" selama 4 hari yang digembleng dan dikenalkan tentang kehidupan kemiliteran di Yonif Para Raider 328 Kostrad, Cilodong.

Sinopsis film tersebut dikisahkan, Kapten Satria menjalani tugas rutinnya dan diselingi berbagai kejadian yang cukup menegangkan. Seperti pada saat tentara TNI melerai pertikaian antara tentara Israel dengan tentara Lebanon, lalu bagaimana sang Kapten Satria serta regunya berhasil membebaskan rekan prajuritnya dari Spanyol yang telah disandera oleh pasukan Hizbullah.

"Di sana Kapten Satria bertemu dengan Rania (Jowy Qhoury) seorang guru sekolah dasar, saat Kontingen Garuda tengah berkunjung ke sekolah-sekolah guna memberikan pemeriksaan kesehatan dan informasi," ujarnya.

Dalam misinya di Lebanon, Kontingen Garuda tidak saja mengamankan terjadinya konflik dua negara yang sedang berselisih, akan tetapi juga memberikan bantuan sosial kepada warga setempat. Film yang mengambil shooting di Indonesia dan Lebanon tersebut menyampaikan pesan bahwa Bangsa Indonesia melalui Pasukan Garuda dapat mengukir prestasi dalam forum internasional dan dicintai bukan saja oleh bangsa sendiri tetapi juga bangsa lain.

"Selain itu, juga untuk memperkenalkan budaya Bangsa Indonesia yang berbudi luhur, dapat diterima dan membawa nama baik dalam kancah internasional," tutur Benni.

Reporter: Mufreni (Dade)


Baca Juga
Inysa Allah, Wagub H Udin Buka Acara Jalan Santai & Zumba Newstara
Keluarga Besar Coto Makassar Daeng Abu Borong 100 Lembar Kupon Jalan Santai & Zumba Newstara