Ini dia 7 Toko Sembako Indonesia di Perbatasan Kaltara Senilai Rp 9 Miliar

| 342 Views
id Ini dia 7 Toko Sembako Indonesia di Perbatasan Kaltara Senilai Rp 9 Miliar
Ini dia 7 Toko Sembako Indonesia di Perbatasan Kaltara Senilai Rp 9 Miliar
pemprov Kaltara membangun 7 Toko Sembako Indonesia di perbatasan Kaltara senilai Rp 9 miliar. (Foto: Dok)

Newstara.com TANJUNG SELOR - Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Haerumudin mengatakan pembangunan toko Indonesia adalah harapan dari Gubernur Kaltara H. Irianto Lambrie untuk daerah Perbatasan karena minimnya infrastruktur sehingga harga sembako cukup mahal di daerah perbatasan.

"Masyarakat di daerah perbatasan sangat memprihatinkan karena barang Indonesia yang diperjual-belikan jarang di sana seperti di daerah perbatasan Krayan. Barang-barang sembako yang ada itu buatan Malaysia," tuturnya

Haerumudin mengatakan dibangunnya toko Indonesia di perbatasan, nantinya bisa menampung seluruh barang-barang buatan Indonesia yang diperjual belikan dan tidak terjadi kekurangan bagi masyarakat yang berada di daerah perbatasan.

"Tujuan dari toko Indonesia itu untuk menampung barang-barang Indonesia supaya mereka tidak kekurangan barang sembako jika di sana terjadi pemberhentian pengiriman dari pihak Malaysia. Jadi dengan adanya toko Indonesia itu nanti kebutuhan pokok di daerah perbatasan selalu tersedia bagi masyarakat," ujarnya.

Haerumudin menjelaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara hanya mensubsidikan ongkos angkut barang ke perbatasan agar barang sembako yang di perjual belikan sama dengan harga diderah lain seperti Tarakan dan Nunukan.

"Selama ini kalau tidak ada subsidi harga barang atau sembako di daerah perbatasan bisa 10 kali lipat lebih mahal dari harga yang di Nunukan atau Tarakan. Makanya masyarakat di sana mengambil barang dari Malaysia karena haraganya lebih murah, dan pemerintah mengalokasikan dana Rp 9 miliar untuk subsidi ongkos angkut barang dan sudah berjalan ini," tuturnya.

Terkait dengan rencana pembangunan toko Indonesia di daerah perbatasan Haerumudin mengatakan ada tujuh tempat yang akan di bangun toko Indonesia di antaranya daerah Krayan Induk, Krayan selatan, Lumbis Ogong, Sebatik Tengah dan Pujungan.

"Untuk tahap awalnya mungkin yang akan kami dahulukan daerah Krayan dan Sebatik, untuk progresnya kami sudah minta bantuan dari APBN melalui kementerian terkait, mudah-mudahan ada yang bisa kita dapatkan dari pusat melalui anggaran APBN," tuturnya.

Untuk pengelolaan toko Indonesia itu maka Pemprov Kaltara telah menunjuk pihak ke tiga sebagai pengelola toko Indonesia di Perbatasan seperti koperasi atau bulog sehingga kebutuhan masyarakat di perbatasan bisa terpenuhi dan ada pengawasan.

"Ini baru tahap awal kalau sudah jalan, bisa saja dengan koperasi atau dengan Bulog yang sebagai pihak ke tiganya. Namun hasil rapat kami baru-baru ini mungkin bisa saja bekerja sama dengan bulog karena Bulog ada namanya program rumah pangan, namun tidak menutup kemunkinan melalui koperasi," tuturnya.

Reporter : Leandy Khosasi


Baca Juga
Ini Daftar Sementara Berkas Parpol Masuk ke KPUD Tarakan
Gubernur Irianto Hadiri FGD Tindak Lanjut Pemeriksaan BPK