Bekas Terminal Jelarai Resmi Jadi Mako Brimob

| 147 Views
id Bekas Terminal Jelarai Resmi Jadi Mako Brimob
Bekas Terminal Jelarai Resmi Jadi Mako Brimob
Bekas terminal Bus di Jelarai resmi menjadi Mako Brimob Polda Kaltim. (Foto: Humas)

Newstara.com TANJUNG SELOR - Gubernur Provinsi Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama Kapolda Kaltim, Irjen Pol Drs Safarudin baru saja meresmikan Mako Brimob Subden I Detasemen C Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltim di Kilometer 2 Jelarai, Tanjung Selor.

Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur dan Kapolda Kaltim yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian kunci kepada Komandan Brimob serta pengguntingan pita.

Irianto mengatakan Mako Brimob secara otomatis akan dapat meningkatkan upaya pengamanan Tanjung Selor sebagai Ibukota Kaltara serta daerah lainnya di wilayah Kaltara. Bahkan, tahun ini Pemprov sudah merencanakan bantuan untuk operasional bagi seluruh Polres se Provinsi Kaltara.

"Menyadari itulah maka saya selaku gubernur memberikan perhatian khusus terhadap tugas-tugas pokok TNI maupun Polri memang kewajiban kita bersama, minimal kita dukung untuk mobil patroli dan biaya operasional lainnya yang di perlukan termasuk rehap atau perbaikan kantor karena itu menyangkut pelayanan publik," ujarnya.

Sebelumnya, Mako Brimob Subden I Detasemen C Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltim yang diresmikan, dulunya adalah terminal dengan luas lahan 56 ribu meter persegi. Namun, terminal direhab menjadi Mako Sat Brimob Polda Kaltim yang mampu menampung 90 personel dengan anggaran sekitar Rp 7 M termasuk pekerjaan di Kantor Polres Bulungan.

Irianto mengatakan, status lahan Mako Brimob tersebut masih pinjam pakai dari Pemkab Bulungan ke Pemprov Kaltara yang selanjutnya dipinjam pakaikan ke Polda Kaltim. Namun, untuk ke depannya akan diupayakan untuk dihibahkan. Akan tetapi, harus melalui prosedur berdasarkan ketentuan yang berlaku.

"Itu perlu perhatian khusus dengan tindak lanjut yang konkret. Sebab lahan ini masih aset Pemkab Bulungan. Berdasarkan dengan undang-undang, itu dihapuskan dulu, tahapannya penghapusan itu harus diajukan Bupati kepada DPRD Bulungan yang nantinya akan terbit keputusan DPRD dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda), setelah itu dihibahkan ke Pemprov Kaltara, Pemprov Kaltara nanti bekerja sama dengan Mabes Polri atau Polda," tuturnya.

Menurutnya, Pemprov Kaltara telah melayangkan surat resmi kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) agar mendukung percepatan terbentuknya Polda Kaltara.

"Saya sudah ketemu dengan Menpan-RB, saya membuat surat kepada Pak Menteri untuk mohon dukungan percepatan terbentuknya Polda Kaltara karena sesuai dengan Undang-undang pembentukan instansi baru di Indonesia baik di daerah maupun di pusat itu harus melalui persetujan Kemenpan," terangnya.

Irianto menyebut, lokasi Mako Brimob Subden I Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim yang diresmikan, sangat strategis dan masuk dalam kawasan kota baru mandiri. Sebab, lokasi tersebut menjadi lintasan utama baik ke kawasan ekonomi khusus (KEK) maupun ke Kaltim.

"Peresmian Mako ini bagi kita menjadi momentum penting dan akan tercatat menjadi bagian sejarah dalam perjalalan pemerintah kaltara yang baru berusia 3 tahun. Maka saya dengan bangga dan tulus mengucapkan terima kasih kepada Irjen Pol Drs Safaruddin di bawah kepemimpinannya sehingga polda kaltim bisa menjadi lebih aman dan terkonsolidasi," ucap Irianto.

Reporter : Leandy Khosasi


Baca Juga
Ayo Buruan Dapatkan Kupon Jalan Santai & Zumba Newstara Berhadiah Motor dan Puluhan Doorprize
Gubernur Irianto Buka-bukaan Soal Pembelian Pesawat N-219 Buatan DI