Waspada, Buaya Sungai Sering Muncul di Jalur Speedboat KTT

| 133 Views
id Waspada, Buaya Sungai Sering Muncul di Jalur Speedboat KTT
Waspada, Buaya Sungai Sering Muncul di Jalur Speedboat KTT
Waspada, Buaya-buaya sungai sering muncul di jalur sungai Speedboat di KTT. (Foto: Ilustrasi)

Newstara.com TANA TIDUNG - Akses jalur speedboat menuju Kabupaten Tana Tidung (KTT) sering terlihat sejumlah buaya sungai, bahkan beberapa warga di Desa Tideng Pale Timur, Kecamatan Sesayap sering melihat adanya buaya-buaya dalam ukuran kecil dan besar di sungai saat air terlihat surut ataupun pasang.

Kepala Desa (Kades) Tideng Pale Timur, Salmansyah mengkhawatirkan jatuh korban atas insiden di mangsa Buaya-buaya dan mengingatkan kepada anak-anak dari warga sekitar agar tidak melakukan mandi-mandi di sungai atau mengurangi kegiatan di sungai-sungai kecil dan besar tersebut.

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan, karena sudah cukup banyak kasus insiden warga yang diterkam oleh buaya-buaya sungai penghuni sungai Mangkudulis atau sungai muara lainnya. Bahkan, beberapa minggu terakhir penampakan buaya sempat membuat panik warga Tideng Pala.

"Tentu saja kita sangat khawatir jangan sampai memakan korban, karena sungai-sungai kecil ini warga sering melakukan aktivitas dan peran aktif orangtua harus maksimal untuk melarang anak-anak mereka bermain di sekitar sungai," ujarnya.

Menurutnya, penampakan buaya sudah kerap kali terlihat dan sering kali pula warga sekitar menangkapnya, namun buaya-buaya di sungai muara sepertinya tidak pernah habis karena hingga kini masih saja terlihat penampakan buaya Sungai yang terkenal cukup buas terhadap manusia.

Salmansyah mengatakan selama ini belum pernah ada korban namun ia sama sekali tak menginginkan hal tersebut menimpa warganya maka ia meminta aparat desaa untuk turun langsung mengimbau warganya agar warga lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitasnya di kawasan sungai.

"Kawasan sungai di RT 2 di Jalan Adityawarman dan RT 3 di Jalan Manunggal sering digunakan warga untuk melintas mencari ikan dan udang yang bersambungan sungai Sesayap di Desa Tideng Pale, dan Kecamatan Sesayap belum ada penangkapan hewan buas oleh pihak desa dan sekarang fokus kita memberi himbauan dan peringatan kepada warganya terlebih dahulu.

"Kita masih fokus menghimbau dan peringatan agar warga menjaga anak-anak mereka jangan sampai bermain-main di kawasan sungai, demi keamanan dan keselamatan bersama juga dan harap warga mau memahami ini," ujarnya.

Menurutnya, lebih baik dilakukan pencegahan daripada sudah terjadi baru dilakukan tindakan dan bersama-sama dengan warga dalam menjaga keselamatan dan keamanan keluarga.

"Namun untuk warga yang memang melakukan aktivitas di sungai seperti Nelayan, yah silahkan saja hanya lebih hati-hati dari biasanya," tuturnya mengingatkan warganya.

Reporter: Ani Murdiati


Baca Juga
Ini Daftar Sementara Berkas Parpol Masuk ke KPUD Tarakan
Gubernur Irianto Hadiri FGD Tindak Lanjut Pemeriksaan BPK