Astagfirullah, Speedboat Malaysia Terbalik dan Belasan Korban Tewas

| 144 Views
id Astagfirullah, Speedboat Malaysia Terbalik dan Belasan Korban Tewas
Astagfirullah, Speedboat Malaysia Terbalik dan Belasan Korban Tewas
Salah satu korban yang ditemukan oleh Tim SAR Indonesia. (Foto: Dok Pelangi Sebatik)

Newstara.com NUNUKAN - Terjadi insiden tenggelamnya speedboat di perairan Karang Unarang yakni perbatasan wilayah negara Indonesia dan Malaysia. Speedboat fiber bermesin 200 PK Yamaha itu teregister milik Malaysia, dengan melayani penumpang ilegal melalui jalur tikus alias tidak resmi.

Informasi yang berhasil di himpun Redaksi Newstara.com bahwa speedboat tersebut bertolak dari Pelabuhan Eslok Kampung Titingan Malaysia, menuju Pelabuhan Sei Nyamuk sekitar pukul 18.00 WITE pada tanggal 07 Februari 2017. Dan baru sekitar 25 jam kemudian, ditemukan dua orang mengapung-apung di tengah laut oleh Tim SAR.

"Jadi Speedboat ini tenggelam setelah sekitar 10 menit dari pelabuhan di Kampung Titingan, jadi tenggelamnya ini masih di perairan Malaysia, namun korban pertama yang kita temukan itu sudah di perairan laut Indonesia yang terapung-apung 25 jam di laut," tutur Wakil Ketua Asosiasi Pelangi Sebatik Nunukan, H. Surianto kepada Newstara.com pada Kamis siang, (09/02/2017) di Nunukan.

H. Surianto mengatakan saat ini kondisi kedua orang penumpang yang selamat dari insiden itu berada di RSUD Nunukan dalam kondisi masih trauma dan kritis, sementara 8 orang penumpang lainnya sudah tidak bernyawa lagi. Lalu, juragan Speedboat diketahui telah melarikan diri ke Kuala Lumpur-Malaysia.

"Informasinya Juragan speedboat lari ke KL Malaysia, dan untuk korban kita masih lakukan pencairan dari Tim Sar dan masyarakat, juga bersama-sama dengan Tim Sar Malaysia, namun mereka mencari di perairan Malaysia, dan kita disini mencari di perairan kita juga, oh iya ada dua orang jenazah di rumah sakit Malaysia juga," tuturnya.

Reporter: Andika


Baca Juga
Ayo Buruan Dapatkan Kupon Jalan Santai & Zumba Newstara Berhadiah Motor dan Puluhan Doorprize
Gubernur Irianto Buka-bukaan Soal Pembelian Pesawat N-219 Buatan DI