Ini Daftar Desa Yang Terendam Banjir di Wilayah Kabudaya Nunukan

| 114 Views
id Ini Daftar Desa Yang Terendam Banjir di Wilayah Kabudaya Nunukan
Ini Daftar Desa Yang Terendam Banjir di Wilayah Kabudaya Nunukan
Salah satu rumah ibadah yang terendam banjir. (Foto: Lumbis)

Newstara.com NUNUKAN - Banjir kiriman dari Sabah Malaysia terus merendam ratusan rumah, tempat ibadah serta fasilitas publik lainnya di 4 Kecamatan wilayah Kabudaya Kabupaten Nunukan. Pada hari kedua ini, pihak Kecamatan bersama warga setempat mendata adanya korban jiwa dan kerusakan hingga bantuan darurat untuk para korban.

Banjir kiriman itu merendam puluhan desa-desa, antara lain di Kecamatan Lumbis Ogong sudah merendam Desa Samunti, Salan, Desa Sungoi, Desa Samata, Desa Kalambuku, Desa Sadalid, Desa Tadungus, Desa Tambalang Hilir, Desa Sinampila II, Desa Ubol Alung, Desa Ubol Sulok, Desa Nansapaan, Desa Batung, Desa Bulu Mangolom, Desa Suyadon, Desa Payang, Desa Nainsid Hulu, dan Desa Long Bulu (bagian bawah).
  
Untuk wilayah Kecamatan Lumbis air terus merendam wilayah di Desa Patal I, Desa Patal II, Desa Lintong, Desa Taluan, Desa Pulu Bulawan, Desa Tubus,  Likos, Desa Tanjung Hulu, Desa Mansalong, Desa Kalampising, Desa Sodongon, Desa Liang, Desa Sapuyan, Desa Nainsid dan Desa Sisibu.

"Kita terus mendata desa-desa mana saja yang terendam banjir, bilamana ada desa lagi yang belum disebutkan ini, maka akan kita rincikan lagi," tutur Lumbis salah satu warga Kabudaya.

Sementara itu, untuk di wilayah Kecamatan Sembakung Atulai telah merendam Desa Liuk Bulu, Desa Binanun, Desa Pulau Keras, Desa Lubok dan Desa Katul.

Lalu, untuk wilayah Kecamatan Sembakung air telah merendam Desa Butas, Desa Bagu, Desa Labuk, Desa Pagar, Desa Tujung, Desa Manuk Bungkul, Desa Tembalunu, Desa Atap, Desa Tagul, Desa Lubakon, Desa Palaju, Desa Labion dan Desa Tepian.

"Kita akan terus update nama-nama desa yang belum terdaftar," tutur Lumbis yang mendapat informasi langsung dari Tim Tanggap Darurat Banjir Pemuda Penjaga Perbatasan RI.

Infromasi dari Camat Lumbis Ogong, Dauth Yangi, S.pd menyebutkan bahwa dari 4 Kecamatan yang terendam banjir kiriman dari Sabah Malaysia tersebut, wilayah bantaran sungai Sembakung di Kecamatan Lumbis Ogong yang paling parah terkena banjir tersebut. Pasalnya, lokasi tersebut merupakan daerah yang paling dekat dengan pusat banjir dan berbatasan langsung dengan daerah Pansiangan Sabah Malaysia.

Team Darurat Banjir Pemuda Penjaga Perbatasan RI juga sempat merilis ada sekitar 90 rumah warga terendam air, gedung PAUD 2 unit, SDN 2 unit, Pustu 4 unit, kantor desa 2 unit, Rumah Ibadah 3 unit, bangsal 1 unit, BPU 1 unit, MCK 6 unit.

Selain itu, ternak milik warga menjadi korban, seperti 3 ekor sapi dan 68 ekor ayam yang tewas. Sementara, untuk lahan pertanian dan perkebunan yang rusak parah. Namun, saat ini tengah dilakukan evakuasi menggunakan 23 unit Longboat dan sekitar 69 perahu cess (Ketinting).

"Saat ini air mulai surut, tapi belum bisa dipastikan karena jika terjadi lagi hujan di Malaysia, maka dipastikan air kiriman kembali menggenangi daerah Kabudaya, apalagi sungai Sembakung masih terus meluap," ujarnya. 

Sementara, Pemerintah Provinsi Kaltara telah mengirimkan bantuan dan sudah sampai di wilayah Sembakung dan dikirim melalui jalur darat menggunakan sejumlah truck. Antara lain, makanan dan pakaian serta tenda-tenda darurat.

Reporter: Yoko Handani


Baca Juga
Ini Daftar Sementara Berkas Parpol Masuk ke KPUD Tarakan
Gubernur Irianto Hadiri FGD Tindak Lanjut Pemeriksaan BPK