Kacau, Pemkab Bulungan Belum Bayar Kontrak Asrama dan Mahasiswa Diusir

| 101 Views
id Kacau, Pemkab Bulungan Belum Bayar Kontrak Asrama dan Mahasiswa Diusir
Kacau, Pemkab Bulungan Belum Bayar Kontrak Asrama dan Mahasiswa Diusir
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Newstara.com TANJUNG SELOR - Pemerintah Kabupaten Bulungan kabarnya belum membayarkan kontrakan asrama mahasiswa Bulungan di Kota Tarakan, sejak tanggal 5 Juni 2017. ALhasil, kontrakan yang biasanya ditempati 20-an mahasiswa itu terusir dari asrama.

Ketua Dewan Pembina KPMKB (Keluarga Pelajar Mahasiswa Kabupaten Bulungan) Kota Tarakan, Aryono Putra SH MH menyebutkan sebelum di usir dari asrama, mereka (masiswa Bulungan,red) sudah lebih dulu menyampaikan hal tersebut kepada organisasi KPMKB tersebut.

"Sejak beberapa waktu lalu, mereka sudah mendatangi saya yang ketika itu kebetulan berada di Tarakan untuk mengadukan perihal yang menimpa mereka," ujarnya.

Aryono menyebutkan hasil diskusi singkat bersama Alung, Sekretaris Umum KPMKB, M Agus Salim Ketum KPMKB, Daus Ketua Aspura dan Agustinus, dimana para Mahasiswa itu mengaku sudah pernah mendatangi Pemkab Bulungan. Namun, diminta untuk membuat dua buku proposal untuk perpanjangan kontrak asrama dan proposal lainnya yakni usulan kepada pemerintah untuk membangun asrama baru yang representatif untuk Mahasiswa Putra dan Putri asal Kabupaten Bulungan di Kota Tarakan.

"Bahkan sebenarnya proposal itu sudah ada dan ditanda-tangani sama saya," ujar Aryono.

Namun, mantan ketua Aspura Kabupaten Bulungan Kota Tarakan itu mengaku sempat menghubungi bagian Kesra Pemkab Bulungan untuk menindak lanjuti proposal tersebut, dan belum mendapat kabar yang positif hingga saat ini. Alhasil, kondisi terakhir kontrakan asrama Mahasiswa asal Bulungan itu harus diusir karena belum membayar kontrakan rumah.

"Kalau persoalan adanya temuan audit BPK, maka organisasi tidak boleh menggunakan anggaran untuk sewa kontrak rumah baik untuk sekretariat tapi sangat disesalkan kenapa hal itu bisa juga berlaku bagi Aspura dan Aspuri," tuturnya.

Aryono menjelaskan alasan Pemkab Bulungan belum membayar sewa kontrakan asrama karena adanya aturan mengenai pengunaan anggaran negara untuk sewa rumah untuk dijadikan sekretariat. Namun, seharusnya aturan itu tidak termasuk dan berlaku bagi Asrama Mahasiswa.

"Semoga Pemkab Bulungan bisa membantu dan menindaklajuti masalah ini secepatnya, agar tidak membelit mahasiswa kita di Tarakan," ujarnya.

Sementara, asrama mahasiswa asal Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Tana Tidung (KTT), tidak terjadi persoalan apakah asrama tersebut rumah kontrakan atau milik Pemkab, namun Kabupaten Bulungan sebagai kabupaten induk dari Nunukan dan KTT seharusnya bisa melangkah lebih jauh.

"Kenapa KTT dan Nunukan bisa, kenapa Bulungan tidak bisa, ini aneh dan menjadi pertanyaan apalagi sekarang dunia pendidikan seharusnya yang menjadi utama dengan anggaran yang begitu besar," ujar Aryono. (Shr)


Baca Juga
Inysa Allah, Wagub H Udin Buka Acara Jalan Santai & Zumba Newstara
Keluarga Besar Coto Makassar Daeng Abu Borong 100 Lembar Kupon Jalan Santai & Zumba Newstara