Survey Bacawali Amblas, Badrun Belum Tunjukkan Taringnya

| 101 Views
id Survey Bacawali Amblas, Badrun Belum Tunjukkan Taringnya
Survey Bacawali Amblas, Badrun Belum Tunjukkan Taringnya
Bakal Calon Walikota Tarakan Drs. H Badrun, M.Si. (Foto: Adi)

Newstara.com - TARAKAN - Drs H Badrun M.Si digadang-gadang akan menjadi salah satu bakal calon Walikota paling kuat diantara calon lainnya, namun disatu sisi sejumlah survey internal yang diselenggarakan oleh beberapa partai politik, konon kabarnya nama Drs H Badrun masih tertinggal jauh dari calon-calon lainnya, yang ikut mendaftar dalam penjaringan Pilkada melalui jalur partai. Bahkan, pra-poling independent yang diselenggaran oleh Newstara sejak beberapa bulan lalu, Badrun hanya menembus 0,2 persen suara dari jumlah 7.925 voting suara.

Mantan Sekretaris Kota yang saat ini masih aktif sebagai Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) itu ternyata masih calm down(tenang,red), penyebabnya adalah dirinya masih berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sehingga tidak ingin berkampanye secara terang-terangan. Ini dikatakan Badrun, saat menghadiri penutupan STQ ke-24/2017 di Masjid baitul Izzah Islamic Center Tarakan.

"Pada saat yang tepat kita pasti siap, yang kita lakukan saat ini sudah mendaftar di partai, dan kita lakukan sesuai alurnya saja, karena status saya sebagai seorang PNS," tuturnya kepada Newstara.com pada Jumat malam, (21/07/2018) di Tarakan.

Badrun sepertinya tidak mempersoalkan hasil survey yang belum memuaskan, namun dirinya menyerahkan hal tersebut kepada masyarakat kota Tarakan sehingga tidak membuat persoalan untuk menaikkan elektabilitas namanya.

"Hasil survey sah-sah saja, tidak ada yang membenarkan dan tidak ada yang menyalahkan, artinya sah-sah saja, itukan hasil survey. Kita hormati saja, gak masalah,"  ujarnya.

Baginya, untuk menaikkan elektabilitas maka dirinya memiliki cara dan strategi tersendiri dan masih menunggu moment yang tepat. Sehingga hal ini, bisa menjadi cara untuk menaikkan popularitasnya kelak, walaupun proses tahapan Pilkada yang akan ditetapkan KPU sudah semakin dekat.

"Dan pada saat yang tepat, ya tentu sekali karena saya kira saat ini masih jauhlah. Kita belum bergerak, kita inikan pegawai, kita inikan birokrat, kita tau diri donk. Kita harus memisahkan peran kita sebagai birokrat, sehingga kaidah-kaidah birokrasi harus kita anut. Kita nggak boleh membabi buta, kitakan ada jam kerja. Fokus kerja dulu, pada saat yang tepat. Tapi saya sudah daftar loh ya," tutupnya.

Reporter: Geger Adi Kustanto


Baca Juga
Ayo Buruan Dapatkan Kupon Jalan Santai & Zumba Newstara Berhadiah Motor dan Puluhan Doorprize
Gubernur Irianto Buka-bukaan Soal Pembelian Pesawat N-219 Buatan DI