Keracunan Makanan Saat Berkemah Pramuka, Ini Penjelasan Adhyaksa Dault

| 101 Views
id Keracunan Makanan Saat Berkemah Pramuka, Ini Penjelasan Adhyaksa Dault
Keracunan Makanan Saat Berkemah Pramuka, Ini Penjelasan Adhyaksa Dault
Perkemahan Pramuka di CIbubur. (Foto: Dok Newstara)

Newstara.com JAKARTA - Insiden terjadinya keracunan makanan yang terjadi kepada siswa SMPN 184 Jakarta saat berkemah Pramuka di Bumi Perkemahan, Cibubur, Jakarta pada Minggu siang, (24/09/2017). Saat ini, sudah ditangani dengan baik.
 
Dalam keterangannya, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault mengatakan perkemahan merupakan salah satu metode kepramukaan yang paling efektif merekatkan anak-anak baik di tingkat lokal, nasional, internasional, apalagi di era saat ini di mana anak-anak kita terbagi interaksinya dengan internet.

"Sungguh tidak mudah mengelola perkemahan, karena ini kegiatan luar ruangan. Sebab itu, untuk sekolah manapun, organisasi manapun yang akan mengadakan perkemahan agar berkoordinasi dengan Pengurus Gerakan Pramuka setempat baik itu Kwarnas, Kwarda, Kwarcab, Kwarran, Gudep, dan lainnya," tulis Adhyaksa Dault dalam keterangan pers yang diterima Newstara.com pada Selasa pagi, (26/09/2017) di Jakarta.
 
Menurutnya, setiap kegiatan kepramukaan dibutuhkan dokter, tenaga kesehatan yang memeriksa makanan yang disajikan untuk peserta perkemahan serta setiap peserta harus mengikuti saran dari pengelola Bumi Perkemahan, karena lebih berpengalaman.

"Ini kami lakukan saat perkemahan 15.000 Pramuka di Raimuna Nasional XI Gerakan Pramuka 2017 dan perkemahan 25.000 Pramuka di Jambore Nasional tahun 2016 lalu. Terima kasih saya sampaikan kepada kakak-kakak Pembina Pramuka, Saka Bakti Husada dan Kementerian Kesehatan RI, TNI dan POLRI, Media massa," ujarnya.
 
Adhyaksa Dault juga menyarankan agar perkemahan yang pesertanya sedikit, yakni tingkat sekolah, dapat membangkitkan daya tahan anak-anak di alam. Bahkan, anak-anak dibiarkan untuk masak sendiri dan menikmati masakan buatannya serta tidak memanjakannya dengan makanan jadi atau tenda yang sudah disiapkan.

"Membangun tenda, memasak bersama, menjelajah alam dan lainnya adalah kegiatan yang bertujuan mengikis ego pribadi dan menyadarkan akan pentingnya gotong-royong, jadi itu perlu dilakukan untuk siswa Pramuka," tulis Adhyaksa Dault.

Reporter: Mufreni


Baca Juga
Inysa Allah, Wagub H Udin Buka Acara Jalan Santai & Zumba Newstara
Keluarga Besar Coto Makassar Daeng Abu Borong 100 Lembar Kupon Jalan Santai & Zumba Newstara