Di China, Gubernur Irianto Paparkan Pembangunan PLTA Sungai Kayan dan KIPI

| 101 Views
id Di China, Gubernur Irianto Paparkan Pembangunan PLTA Sungai Kayan dan KIPI
Di China, Gubernur Irianto Paparkan Pembangunan PLTA Sungai Kayan dan KIPI
Di China, Gubernur Irianto Paparkan Pembangunan PLTA Sungai Kayan dan KIPI. (Foto: Humas)

Newstara.com TARAKAN - Pertemuan bilateral Kerjasama Indonesia - China dan Seminar Pembiayaan Pembangunan atau Seminar on Development Finance & China-Indonesia Cooperation yang difasilitasi oleh China Development Bank (CDB) di Beijing terus berlanjut memasuki hari kedua dan Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berkesempatan memberikan presentasi, terkait pembangunan PLTA Sungai Kayan.

"Saya paparkan program prioritas yang sedang dan akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, ada dua hal penting di antaranya yang dipaparkan adalah mengenai pembangunan PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) dan progres pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning - Mangkupadi. Untuk pembangunan PLTA di Sungai Kayan, bisa dipastikan Insya Allah bakal dimulai tahun depan 2018," tutur Gubernur Irianto.

Rencananya, kedua proyek itu akan dibiayai oleh investor yakni PT Kayan Hidro Energi (KHE) dengan mendapat dukungan dana, yang salah satunya adalah dari China Development Bank (CDB). Bahkan, tahun 2018 mendatang mobilisasi peralatan dan persiapan pembangunan konstruksi bendungan sudah mulai dilakukan.

"Kenapa PLTA penting, dan harus di segerakan pembangunnya, ini juga karena desakan para investor yang akan berinvestasi di KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi. Bahkan, untuk energi listrik menjadi kunci utama berjalannya investasi," tutur Irianto.

Selain pembangunan PLTA, proyek-proyek strategis lainnya juga sempat dipaparkan Gubernur Irianto yang mendapat pembiayaan dari CDB. Utamanya, berkaitan dengan pembangunan sarana infrastruktur di Kaltara.

"Dalam kesempatan tadi, saya juga memaparkan progres KIPI Tanah Kuning - Mangkupadi. perkembangan terakhir adalah tentang pembentukan badan pengelola. Di mana sekarang prosesnya sudah di Kementerian Perindustrian. Untuk Badan Pengelola ini, nanti polanya bisa swasta murni, bisa pemda murni, bisa gabungan pemda/swasta. Atau bisa gabungan pemda/swasta/pemegang HGU," ujarnya.

Dalam membentuk badan pengelola, terkait KIPI maka Pemprov Kaltara juga telah melakukan facibility studi (FS) untuk kawasan dan FS pelabuhan yang ditargetkan tahun 2017 bisa diselesaikan. Lalu, tahun 2018 akan dilakukan Detail Engineering Desaign (DED) kawasan dan pelabuhannya, serta Amdal. (Humas)


Baca Juga
Inysa Allah, Wagub H Udin Buka Acara Jalan Santai & Zumba Newstara
Keluarga Besar Coto Makassar Daeng Abu Borong 100 Lembar Kupon Jalan Santai & Zumba Newstara