Diatas Kertas, Ini Paslon Berpotensi Menangkan Pilwali Tarakan

| 101 Views
id Diatas Kertas, Ini Paslon Berpotensi Menangkan Pilwali Tarakan
Diatas Kertas, Ini Paslon Berpotensi Menangkan Pilwali Tarakan
Ilustrasi Pilwali Tarakan. (Foto: Dok)

Newstara.com TARAKAN - Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tarakan periode 2018-2023 yang akan di ikuti oleh 4 pasangan calon (paslon), antara lain Ir. Sofian Raga dan Sabar Santuso (SOBAT), dr Khairul dan H. Effendhy Djuprianto (OKE), Drs. Badrun dan H. Ince A. Rifai (BAIS) dan paslon independent yakni Hj. Umi Suhartini dan H. Mahrudin Mado (Umi-Mado).

Walaupun empat paslon tersebut sama-sama memiliki peluang dan potensi untuk memenangkan Pilwali Tarakan. Namun, jika dilihat dari perolehan suara pada saat Pileg 2014 lalu dan jumlah nama yang disetorkan paslon Hj. Umi dan Maddo, maka hanya satu pasangan yang lebih berpeluang menjadi pemenang.

Sebelumnya, dihitung suara sah yang tercatat di KPUD Tarakan pada saat Pileg 2014 lalu yakni sebesar 105.633 suara, yang terbagi-bagi untuk 25 kursi di DPRD Tarakan. Antara lain, Partai Nasdem perolehan 6.363 suara, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekitar 8.444 suara, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 7.835 suara, 4. PDI Perjuangan sekitar 13.043 suara, Partai Golongan Karya sekitar 11.462 suara.

Lalu, untuk Partai Gerindra sekitar 8.662 suara, Partai Demokrat sekitar 13.555 suara, Partai Amanat Nasional (PAN) sekitar 14.652 suara, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sekitar 4.713 suara, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) sekitar 8.184 suara, Partai Bulan Bintang (PBB) sekitar 5.943 suara, dan Partai Keadilan Dan Persatuan Indonesia (PKPI) sekitar 2.777 suara.

"Ini data resmi dari KPUD Tarakan yakni untuk perolehan suara legislatif pada 2014 lalu, dan jika kita bandingkan dengan partai pengusung untuk masing-masing paslon maka kita akan mengetahui siapa pemenang Pilwali kali ini, namun ini hitung-hitungan diatas kertas yah, dan untuk penetrasinya nanti saat dilapangan mungkin saja bergeser atau ada persentase margin errornya," tutur CEO Newstara.com Yoko Handani.

Sekedar informasi, Paslon SOBAT (Sofian-Sabar) yang di usung oleh sejumah Partai antara lain PAN, PKS, Partai Gerindra, PBB, ditambah pendukung Partai Idaman, lalu paslon BAIS (Badrun-Ince. A.R) yang di usung oleh Partai Golkar dan PDI Perjuangan, untuk paslon OKE (Khairul-Effendhy) di usung oleh Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Hanura, PPP, dan untuk Paslon Umi-Mado (Hj. Umi dan Mahrudin) menggunakan jalur independen yang menyerahkan suara 16.201 dan 6.000.

Perolehan Suara Pasangan Calon (Paslon) diatas kertas:

1. Paslon SOBAT memperoleh 7.835 suara PKS, 8.662 suara Gerindra, 14.652 suara PAN, 5.943 suara PBB sehingga berjumlah 37.092 suara

2. Paslon BAIS 13.043 suara PDI Perjuangan, 11.462 suara Partai Golkar sehingga berjumlah 24.505 suara

3. Paslon OKE 6.363 suara NasDem, 13.555 suara Demokrat, 8.184 suara Hanura dan 4.713 suara PPP sehingga berjumlah 32.815 suara

4. Umi-Mado suara independent 16.201 dan 6.000 suara, ditambah dukungan dari PKB 8.444 suara, dan Partai Keadilan Dan Persatuan Indonesia (PKPI) sekitar 2.777 suara sekitar 33.422 suara

"Sehingga dapat disimpulkan perolehan suara pasangan SOBAT mendapat paling banyak sekitar 37.092 suara, di susul suara paslon Umi-Mado sekitar 33.422 suara, lalu paslon OKE sekitar mendapat 32.815 suara dan paslon BAIS sekitar 24.505 suara," ujar Yoko Handani.

"Namun suara-suara ini baru diatas kertas, artinya hitung-hitungan yang diambil dasarnya dari Pileg periode lalu, kalaupun bergeser angkanya misalkan kurve nya naik maka dipastikan roda partai bergerak dan bekerja keras, tapi kalau kurve nya menurun maka jelas partai setengah-setengah untuk memenangkan calonnya," tambah Yoko Handani.

Reporter: Andika


Baca Juga
Alhamdulillah, Ahmad Kartadi Lolos Berkas Dukungan DPD RI
Kartadi Hadiri Jalan Santai Milad Aisyiyah Muhammadiyyah