Artis Boy San Dikeroyok Debt Kolektor

| 614 Views
id Artis Boy San Dikeroyok Debt Kolektor
Artis Boy San Dikeroyok Debt Kolektor

BEKASI, JURNALKALTARA.COM - Seorang artis yang kerap kali menghiasi salah satu tv swasta di Indonesia, menjadi korban pemukulan dan pengeroyokan dari 4 orang Debt Kolektor yang mengaku dari PT Olimpindo Multi Finance. Kasus itu terjadi pada Minggu malam, (17/05/2015) di depan rumahnya di Kota Bekasi-Jawa Barat. Akibat nya bintang iklan Aqua itu melaporkan kasusnya kepada Reskrim Polresta Bekasi Kota pada Senin dini hari, (18/05/2015) di Kota Bekasi.

Saat ditemui sejumlah wartawan, Boy San menunjukkan sejumlah bukti-bukti pemukulan dan pengeroyokan tersebut. Mulai dari memar-memar di leher yang diduga akibat cekikkan, luka di pinggulnya diduga karena diseret dan benjolan dikepala diduga karena di jambak.

"Kejadiannya pas di depan rumah waktu saya mau pergi shooting, dan mereka menyiksa dan mengeroyok saya, ini sudah diluar batas. Hari ini saya melaporkan tindakan mereka ke Polisi, ini kan negara hukum," tutur Boy sambil masih menahan sakit dikepala akibat trauma yang dialaminya.

"Sebenarnya kita bisa menyelesaikannya secara baik-baik dan akan saya bayar, waktu itu saya hanya nanya 'kamu maunya apa', tapi mereka langsung mencekik saya dan sempat saya berontak, saya meminta tolong, lalu saya terjatuh, langsung diseret, leher saya sakit dan kepala saya juga. Tapi tadi saya sudah di visum," tambahnya.

Sebelum kejadian, rumahnya sempat didatangi para debt kolektor dan meminta bertemu dengan pemilik, namun saat itu Boy San sedang ada shooting diluar. Dan dari pernyataan pembantunya bahwa debt kolektor itu menggoyang-goyangkan pagar dengan keras. Lalu kedatangan debt kolektor yang kedua kali, saat itu Boy San dalam keadaan capek dan lelah habis shooting iklan dan pulang pada larut malam. Dan berharap dipagi hari, baru dilakukan pembayaran tunggakan kendaraan CRV yang konon hanya telat 2 bulan. Namun, rumahnya malah di gembok dan diduga dilakukan oleh para debt kolektor tersebut.

"Iya saya mengerti telat bayar, namun cuma telat dua bulan. Itupun belum jatuh tempo bulannya. Nah tau lah kan setiap hari kita kerja kesana-kemari, shooting dan lain-lain. Bukannya saya tidak mau bayar, cuma karena lupa dan waktunya mepet banget, akhirnya kelupaan dan sampailah masuk sebulan lebih," tuturnya.

Sementara, saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota, Kompol Ujang Rohanda mengatakan saat ini sedang dilakukan penyidikan dan sudah mengirimkan petugas kepolisian untuk melihat kondisi di lapangan yaitu didepan rumah si korban.

"Jadi secara prosedural memang kita tanyakan dulu lidik dan sidik serta dilengkapi dulu datanya, dan sampai dimana sudah. Dan kalau memang benar itu tindakan Debt kolektor, maka itu sudah kekerasan," tuturnya kepada sejumlah media saat ditemui di parkiran Polresta Bekasi Kota Senin, (18/05/2015).

Ujang mengatakan, kasus pemukulan dan penganiyaan yang dilakukan Debt Kolektor baru kali ini terjadi diwilayahnya, namun saat Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) juga akan segera dilimpahkan ke penyidik pada hari ini juga untuk memeriksa saksi-saksi.

"Iya kita akan cepat menangani kasus ini, dan tetap kita tunggu penyidikan dulu yah, oke terima kasih ya mas," tuturnya sambil menuju kantornya.

Boy San merupakan artis sinetron FTV "Disaat Kita Jatuh Cinta" yang tayang di Indosiar, bintang iklan aqua, BSI, dan juga seorang penyanyi dengan albumnya "Menggapai Bintang". Saat ini, Boy San disibukkan dengan shooting menjadi presenter Pilot Rest di trans TV.

PT Olimpindo Multi Finance (OMF) merupakan salah satu perusahaan pembiayaan kredit alat-alat berat dan kendaraan pribadi. Dari website resminya, perusahaan ini diketahui memiliki cabang dibeberapa kota besar di Indonesia. Antara lain di Jakarta, Bogor, Bekasi, Kalimantan, Sumatera dan Bali.

Reporter: Andika/Yoko H.


Baca Juga
Ayo Buruan Dapatkan Kupon Jalan Santai & Zumba Newstara Berhadiah Motor dan Puluhan Doorprize
Gubernur Irianto Buka-bukaan Soal Pembelian Pesawat N-219 Buatan DI