Wow, Tahun Ini Pemprov Usulkan Rp 23,3 miliar Untuk KBM

| 101 Views
id Wow, Tahun Ini Pemprov Usulkan Rp 23,3 miliar Untuk KBM
Wow, Tahun Ini Pemprov Usulkan Rp 23,3 miliar Untuk KBM
Gubernur Kaltara saat rapat bersama Kemensetneg RI di Jakarta. (Foto: Humas)

Newstara.com TANJUNG SELOR - Percepatan pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus dimaksimalkan untuk dapat terealisasi. Sebelumnya, Instruksi Presiden (Inpres) telah direspons cepat pemerintah pusat.

Bahkan, Gubernur Provinsi Kaltara H. Irianto Lambrie telah berdiskusi dan rapat dengan Deputi Hukum dan Perundang-undangan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) RI di Kantor Kementerian Sekretariat Negara beberapa waktu lalu.

"Saya di undang selaku Gubernur oleh Kemensetneg untuk melakukan paparan terkait usulan diterbitkannya Inpres itu," ujar Gubernur Irianto. 

Inpres yang diterbitkan merupakan usulan Provinsi Kaltara yang disampaikan langsung kepada Presiden RI Joko Widodo pada saat berkunjung ke Provinsi Kaltara pada 5 Oktober 2017 lalu. 
"Alhamdulillah dan kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden dan jajaran atas respons cepat ini," ucapnya.

Selain Deputi Hukum dan Perundang-undangan Kemensetneg, juga hadir sejumlah lembaga dan kementerian terkait, seperti Kemendagri, Kementerian ATR/BPN, Kemenko Perekonomian, dan Kemenkumham. Dan rapat yang dipimpin lanngsung oleh Deputi Hukum dan Perundang-undangan Dr Muhammad Sapta Murti tersebut mengungkapkan bahwa telah intinya menyetujui penerbitan Inpres untuk percepatan pembangunan KBM Tanjung Selor.

"Melalui terbitnya Inpres, akan memudahkan pemerintah pusat dalam hal penganggaran. Keuntungan lainnya untuk mempercepat pembangunan pusat pemerintahan di KBM Tanjung Selor. Dan Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, nanti dari pihak Kemensetneg melalui Deputi terkait akan menyurati Kemendagri, agar segera mengusulkan draf Inpres KBM Tanjung Selor," ujar Gubernur.

"Untuk mempercepat, saya juga akan berkonsultasi langsung dengan Mendagri, Bapak Tjahjo Kumolo. Mudah-mudahan dalam waktu sebulan draf inpres tersebut sudah jadi dan diusulkan," tambahnya. 

Irianto menyebutkan, berdasarkan informasi Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan Kemensetneg bahwa surat yang akan dilayangkan sudah selesai, sehingga harus tetap dikawal agar Kemendagri dapat segera menyiapkan drafnya.

"Bukan hanya dari pusat saja, tapi dari Pemprov juga telah melakukan upaya untuk percepatan pembangunan KBM Tanjung Selor. Pada Tahun 2017 lalu, kita telah melakukan pembebasan lahan KBM tahap I dengan alokasi anggaran Rp 50 miliar. Disusul sisanya pada tahun 2018 ini, yang akan dianggarkan Rp 23,3 miliar," tuturnya.

Gubernur Irianto sendiri berharap Pemkab Bulungan dapat segera merealisasikan penyediaan lahan KBM, sehingga percepatan pembangunan dapat dilakukan dengan baik.

"Hal pertama yang harus direalisasikan adalah penyediaan lahan. Meski telah masuk kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), tersedianya lahan adalah hal krusial yang patut dituntaskan terlebih dulu," ujarnya. (Humas)


Baca Juga
Berjaya & Ramayan Dept Store Gelar Festival Pop Dangdut & Spekta 2018
Tanjung Selor Bakal Bangun Mirip Taman Berlabuh Senilai Rp 14,6 Miliar