Ini Yang Boleh Dilakukan Arief Hidayat Saat Menjabat Plt. Walikota

| 101 Views
id Ini Yang Boleh Dilakukan Arief Hidayat Saat Menjabat Plt. Walikota
Ini Yang Boleh Dilakukan Arief Hidayat Saat Menjabat Plt. Walikota
Khaeruddin Arief Hidayat saat menerima SK Plt. Walikota Tarakan. (Foto: Dok)

Newstara.com TARAKAN - Wakil Walikota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat secara resmi telah menjabat sebagai Plt Walikota Tarakan, terhitung sejak tanggal 15 Februari 2018 dan untuk sementara menggantikan Sofian Raga yang menjadi salah satu peserta dalam bursa Pilwali Tarakan periode 2018-2023.

Alhasil tugas dan wewenang Khaeruddin Arief Hidayat sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda, namun beberapa keputusan penting tidak boleh dilakukan oleh seorang Plt Walikota. Antara lain, tidak bisa mutasi jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN), tapi tetap melakukan tugas rutin dimana Plt juga memiliki protokoler sebagai Walikota.

"Dan jika habis masa kampanye maka otomatis akan kembali Walikotanya, Dia tidak boleh berhentikan pajabat atau mutasi, dan saya yakin pak Arief mampu melaksanakan hal ini, jadi itu juga akan menjadi sejarah hidup pak Arief juga," tutur Gubernur Kaltara Irianto Lambrie sesaat setelah menyerahkan SK Plt Walikota Tarakan kepada Khaeruddin Arief Hidayat pada Rabu malam, (14/02/2018) di Gedung Serbaguna Pemkot Tarakan.

Sementara, Plt. Walikota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat mengatakan dirinya tetap bekerja seperti biasa dan mengawal Pilwali tetap damai lancar, selain itu tetap melaksanakan program-program serta rancangan anggaran yang sudah dijalankan dan ditetapkan. Karena, kewenangan tersebut sudah diatur oleh UU sehingga kewenangan yang penting-penting hanya bisa dilakukan atas ijin dari Gubernur Provinsi Kaltara.

"Tentu tetap melaksanakan kegiatan, karena memang pemimpin pemerintahan di daerah tidak boleh kosong, jadi memang hanya sebatas kebijakan dalam tugas sehari-hari," ucapnya. 

Reporter: Yoko Handani


Baca Juga
Instruksi Zulkifli Hasan Ke DPW dan DPD PAN Se-Indonesia Paska Partai Idaman Bergabung
Menuju DPD RI, Si Anak Dayung Serahkan 1.459 Dukungan Masyarakat