Alhamdulillah, LazisNU Kaltara Terbentuk Dan Begini Tugas Para Pengurus

RedaksiRedaksi - Kamis | 05 April 2018 WIB
judul]
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA
Alwan Saputra bersama para pengurus LazisNU Kaltara. (Foto: Dok)


Newstara.com TARAKAN - Pengurus WIlayah Nahdlatut Ulama (PWNU) Kaltara beberapa waktu lalu membentuk Lembaga Zakat, Infaq dan Sedekah Nahdlatut Ulama (LazisNU) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) di Hotel Grand Taufik Tarakan tanggal 30-31 Maret 2018. LazisNU yang di pimpin langsung oleh Ustad Ahmad Attamimi, bersama sejumlah pengurus lainnya memiliki visi misi untuk kesejahteraan masyarakat.






Sekretaris PWNU Kaltara, Alwan Saputra menyebutkan setelah dibentuk LazisNU Kaltara maka langsung diselenggarakan pembekalan kepada para penggurus baru, karena sangat dibutuhkan pedoman dalam mengemban tugas dan kewajiban para pengurus.






"Mereka kan punya tugas dan kewajiban yang harus dilaksanakan, sehingga penting sekali pedoman tersebut harus diketahui para pengurus yang baru," tutur Alwan Syahputra kepada Newstara.com beberapa waktu lalu.






Alwan menyebutkan LazisNU Kaltara akan mengikuti arahan dan koordinasi langsung dengan pusat, sehingga baik legalitas kelembagaan dan struktur kepengurusan akan mengikut LazisNU pusat. Apalagi, para pengurus telah diberikan pedoman dalam bekerja untuk mengumpulkan zakat, infaq dan sedekah masyarakat khususnya warga Nahdliyin di Provinsi Kaltara.






"Warga Nahdliyin di Provinsi Kaltara ini cukup besar sehingga potensi pengumpulan zakat dan sedekah pun akan cukup besar, sehingga nantinya akan disalurkan kepada yang berhak memperolehnya, dan untuk kepentingan umat secara luas," ujar Alwan menuturkan.






Alwan menggambarkan potensi zakat di Indonesia diperkirakan mencapai Rp 271 triliun pertahun, sementara perolehan zakat hanya berkisar 1,3 persen sehingga masih cukup besar potensi bagi LazisNU untuk membantu mengumpulkan zakat dan disalurkan kepada masyarakat yang berhak.






"Kita juga harus melihat bahwa LazisNU bukanlah sebagai pesaing atau kompetitor bagi lembaga pengumpul zakat lainnya, tapi justru saling mendukung dan bekerjasama sehingga tujuan utamanya untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan bisa cukup baik," ujarnya.






Reporter: Yoko Handani