Menuju DPD RI, Si Anak Dayung Serahkan 1.459 Dukungan Masyarakat

RedaksiRedaksi - Senin | 30 April 2018 WIB
judul]
FOTO : NEWSTARA / ISTIMEWA

Newstara.com TARAKAN - Akhirnya Mukhlis Ramlan yang dikenal dengan Si Anak Dayung, mendaftar dan menyerahkan 1.459 dukungan masyarakat yang telah dikumpulkan dari warga se-Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Alhasil, dukungan masyarakat menjadi salah satu persyaratan awal itu diserahkan oleh tim pemenangan sekaligus Direktur Rumah Aspirasi Sahabat Mukhlis, Syafril Husin di Kantor KPUD Kaltara di Tanjung Selor.

Mukhlis Ramlan mengatakan dirinya yang mewakili Mukhlis Ramlan untuk menyerahkan dukungan masyarakat dalam bentuk KTP merupakan syarat awal untuk mengikuti tahapan selanjutnya sebagai calon DPD RI dapil Kaltara. Dimana KTP yang didapatkan langsung dari team dan mukhlis yang turun ke masyarakat, dan sebagian lagi masyarakat yang langsung menyerahkan dukungan tersebut ke Rumah Aspirasi Mukhlis di Jalan Markoni Tarakan.

"Rumah Aspirasi Mukhlis di Jalan Markoni Tarakan ini kita 24 jam dan dibuka bagi rakyat kaltara yang menyerahkan dukungan, menyampaikan berbagai harapan dan usulan serta kritik serta saran, tentu ini semua di lakukan sebagai pendidikan Politik buat rakyat se-Kaltara bahwa kita sangat siap menunaikan tugas," tutur Mukhlis.

"Tugas yang kita maksud adalah sebagai penyambung lidah rakyat Kaltara di Pemerintah pusat, menjadi jembatan antara harapan rakyat dengan Kebijakan di pemerintah pusat dan totalitas pengabdian buat percepatan kesejahteraan rakyat di Kaltara bahkan Indonesia," tambahnya.

Team Mukhlis Ramlan mendaftar ke Kantor KPUD Kaltara pada pukul 11.45 Wita dan dinyatakan lengkap pada pukul 13.22 Wita oleh Ketua KPU Provinsi Kaltara beserta komisioner lainnya.

Berkas yang serahkan oleh Direktur Rumah Aspirasi Sahabat Muklis, Safril Husin dan didampingi Sekjend Rumah Aspirasi, Sabran serta Penasehat Rumah Aspirasi H. Abdul Majid dan beberapa pendukung lainya.

"Tentu apresiasi yang sangat tinggi buat semua team dan semua Sahabat Mukhlis yang telah bekerja siang malam dalam menyelesaikan tugas yang dahsyat ini, serta seluruh rakyat sekaltara yang telah memberikan amanah kepada kami yang tidak hanya kami pertanggungjawaban di dunia tapi juga di akherat," tutur Mukhlis.

"Kami sangat yakin KPU kaltara sebagai penyelenggara Pemilu yang salah satunya Pileg DPD RI pada 2019 mendatang akan sangat professional dan menjalankan spenuhnya aturan dan tahapan sesuai UU, Juklak dan Juknis yang ada, begitupun Bawaslu Kaltara terus mengawal jalannya proses tersebut sejak awal sampai akhir," tambahnya.

Mukhlis berharap team investigasi yang dibentuknya bersama-sama dengan Bawaslu Kaltara juga dapat bersinergi untuk mencari solusi terkait berbagai persoalan KTP ganda, seperti fotocopy KTP saudara kandung Mukhlis dan sahabat mukhlis yang tergandakan ke calon lain, sehingga menjadi sebuah kejanggalan yang Harus ditelusuri oleh Bawaslu.

"Dan saya juga berharap ada kerjasama team dengan Bawaslu dan rakyat Kaltara dapat mempergunakan hak pilihnya karena satu suara rakyat akan sangat menentukan arah pembangunan dan menjadi pertaruhan apakah terjadi kemajuan atau kemunduran di daerah," ujarnya.

Mukhlis juga menjelaskan bahwa dirinya tidak dapat menghadiri pendaftaran ke KPUD Kaltara karena saat itu dirinya sedang menjalankan ibadah Umroh ke tanah suci, dan pendaftaran serta penyerahan berkas hanya dilakukan team nya.

"Semoga Allah meridhoi perjuangan ini dan kalau bukan kita siapa lagi serta kalau bukan sekarang kapan lagi, tuntaskan pengabdian," tuturnya. (***)