Connect with us

Bulungan

IKAMI Kaltara: Diduga Tambang Emas Sekatak Sudah Merenggut 200 Nyawa

Lokasi tambang emas di Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. (Ft. Ilustrasi)

Newstara.com TARAKAN – Ikatan Kekeluargaan Pelajar/Mahasiswa Indonesia Sulawesi Selatan ( IKAMI ) Sul-sel Kalimatan Utara mengungkapkan bahwa sampai saat ini diduga lokasi tambang emas Sekatak di Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara, sudah merenggut 200 jiwa meninggal dunia.

Data tersebut diterimanya atas laporan dari masyarakat, dengan penyebab kematian karena tertimbun longsoran hingga penyalahgunaan Narkotika di lokasi tambang emas di Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara. Demikian dikatakan Koordinator IKAMI Sulsel Kalimantan Utara, Hasbullah SH melalui press rilies yang diterima Newstara.com pada Sabtu siang, (07/05/2022).

Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya, SH, S.I.K, M.Si bersama Hasbullah, SH. (Ft.Dok)

Namun, dalam pernyataan tersebut. IKAMI tidak merincikan nama-nama korban yang meninggal dunia dan kapan kejadian naas tersebut.

“Persoalan tambang emas ilegal Sekatak ini bukan hnya terkait kerusakan lingkungan akibat penggunaan sianida secara berlebihan, tetapi juga soal kemanusiaan yang diduga sudah 200 orang meninggal dunia karena tertimbun longsoran,” tulisnya.

Hasbullah juga mengapresiasi kinerja Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya, SH, S.I.K, M.Si atas tindakan cepatnya dalam pemberantasan penambang Ilegal di Kalimantan Utara yang menindak pelaku penambangan illegal di sekatak kabupaten Bulungan Kalimantan Utara, secara cepat dan terukur.

“Kejadian ini telah berlangsung lama dan baru saat Kapolda Irjen Pol Daniel Adityajaya, SH, S.I.K, M.Si ada upaya serius untuk mengakhiri kejahatan tersebut,” tulisnya lagi.

IKAMI juga menyatakan sikap mereka dan mengecam segala bentuk penambangan ilegal yang dilakukan oleh siapapun baik perorangan maupun korporasi dimana sangat merugikan daerah bahkan Negara dan masyarakat yang terdampak atas pengrusakan lingkungan hidup, serta menjadi bencana ekologis dikemudian hari hingga kerugian dampak sosial lainnya.

“Bahwa kami IKAMI SULSEL yang merupakan pelajar dan mahasiswa berketurunan Sulawesi Selatan di Kaltara menyatakan terus mengawal kasus ini sekaligus upaya mengembalikan Marwah dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, dimana Kapolda Kaltara tegak lurus dengan aturan dan bekerja secara profesional,” tulisnya.

“Tentu publik menaruh harapan besar tegaknya kebenaran dan keadilan di bumi Kalimantan Utara bersama Irjend Daniel Kapolda Kaltara yang bagi kami beliau adalah pahlawan kemanusiaan dan penyelamat lingkungan kaltara,” tutupnya. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

More in Bulungan