Connect with us

Kaltara

Intelijen AS Catat 10 Tahun Lagi Indonesia Terancam Tenggelam

Ilustrasi tenggelamnya beberapa kota dan wilayah di Indonesia 10 tahun kedepan. (Ft. Dok phys.org)

Newstara.com JAKARTA – NASA dan Badan Intelijen milik Amerika Serikat memprediksi sejumlah daerah atau wilayah di Indonesia terancam tenggelam, akibat perubahan iklim dan naiknya permukaan gelombang air laut. Salah satu proyeksinya adalah DKI Jakarta, sehingga di sarankan Pemerintah Indonesia harus memindahkan Ibukotanya dalam 10 tahun kedepan.

Sejumlah daerah di Indonesia yang juga bernasib sama dengan DKI Jakarta atau masuk dalam zona dataran rendah dengan ketinggian dataran 10-50 meter dari permukaan laut juga diwanti-wanti akan tenggelam oleh gelombang pasang air laut.

Indonesia yang merupakan negara kepulauan, memang diyakini para ahli sangat rentan terhadap gelombang air pasang. Seperti dataran rendah secara luas memanjang di Pulau Sumatra bagian timur, Pulau Jawa bagian utara termasuk Semarang, Cilacap, Surabaya, sebagian besar Pulau Kalimantan yang berada pada garis pantai yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Pulau Papua bagian selatan.

Presiden AS, Joe Biden saat mengunjungi Kantor Direktur Intelijen Nasional memberikan sambutannya dihadapan para pemimpin Badan Intelijen AS dan memberikan saran kepada Pemerintah Indonesia agar segera memindahkan Ibukotanya dari DKI Jakarta dalam 10 tahun kedepan.

Biden menyebutkan musuh terbesar umat manusia adalah terjadinya perubahan iklim yang sebelumnya diprediksi masih terjadi dalam kurun waktu yang lama, namun perubahan cuaca terjadi begitu cepat sehingga harus bertindak sedikit lebih cepat mengatasi persoalan tersebut.

“Kita berada dalam situasi kritis di sebuah pikiran tentang iklim, saya tidak bisa melupakan saat pertama kali terjun ke politik sebagai Wakil Presiden, dan setelah terpilih lalu Departemen Pertahanan mengatakan ancaman terbesar AS saat ini adalah perubahan iklim,” ujar Biden, Dikutip dari situs resmi White House pada Jumat siang, (30/07/2021).

Biden mengatakan saat ini permukaan air laut terus meningkat. dan akan banyak orang yang bermigrasi dan memperebutkan tanah yang subur. Naiknya permukaan air laut yang cukup signifikan dataran rendah seperti Jakarta dan distrik lainnya akan mudah tenggelam.

“Pada kenyataannya, permukaan laut akan naik dua setengah kaki lagi, Anda akan memiliki jutaan orang yang bermigrasi, memperebutkan tanah yang subur,” ucap Biden.

Menurutnya, umat manusia akan melihat apa yang terjadi di Afrika Utara dimana sebelumnya orang-orang berpikir itu tidak terlalu penting. Namun, kini itu menjadi masalah yang serius. Memang itu bukan tanggung jawab Anda, tetapi Anda melihatnya dan tahu apa yang akan terjadi,” tuturnya.

“Untuk Indonesia, apa yang terjadi di Indonesia jika proyeksinya benar bahwa dalam 10 tahun ke depan, mereka mungkin harus memindahkan ibu kotanya karena mereka akan berada di bawah air, itu penting dan ini adalah pertanyaan strategis sekaligus pertanyaan masalah lingkungan,” tutup Biden.

Sebelumnya, para ilmuwan sejak 10 hingga 15 tahun yang lalu sudah memprediksi tenggelamnya beberapa kota di Indonesia, termasuk DKI Jakarta. Bahkan, dalam laporan terbaru yang dirilis oleh Fitch Solution Country Risk and Industry research bahwa tahun 2050 diperkirakan Jakarta akan tenggelam. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement





More in Kaltara