Connect with us

Komunitas

Ketua KNPI Tarakan Maksimal Berusia 35 Tahun

Selfie bareng, Walikota Tarakan dr Khairul dan pengurus Karateker DPD KNPI Tarakan. (Ft. Dok)

Newstara.com TARAKAN – Ketua DPD KNPI Tarakan (Karateker) Akbar Syarif mengatakan bahwa Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ADART) KNPI bahwa usia maksimal untuk posisi Ketua yang terpilih kelak adalah 40 tahun, sementara seorang bisa dikatakan pemuda saat berusia maksimal 30 tahun. Sehingga diambil jalan tengahnya dan diputuskan bahwa Ketua DPD KNPI Tarakan berusia maksimal 35 tahun.

“Mengikuti aturan itu bahwa seluruh calon sesuai anggaran dasar anggaran rumah tangga bahwa calon ketua KNPI maksimal berusia 40 tahun, di sisi lain undang-undang pemuda berbicara usia yang dikatakan pemuda adalah usia 30 tahun, sehingga dalam Muskot ke-10 ini kami mengakomodir kedua dasar hukumnya baik itu ADART dan UU Pemuda sehingga calon Ketua KNPI Tarakan harus berusia maksimal 35 tahun, kita ambil tengah-tengahnya saya kira ini sebuah solusi yang baik,” tutur Akbar Syarief kepada Newstara.com pada Kamis sore, (28/11/2019) di Tarakan.

Akbar mengatakan usia sebenarnya tidak menjadi patokan dan lebih fleksibel, namun dalam perjalanannya diharapkan calon Ketua KNPI tidak lebih dari usia 35 tahun. Dan ini menjadi salah satu langkah awal untuk memperbaiki dan mewujudkan implementasi aturan ADART KNPI dan Perundang-Undangan Kepemudaan.

Akbar menjelaskan terkait aturan yang ditetapkannya, dipersilahkan untuk peserta yang memiliki hak suara dapat berargumentasi berdasarkan aturan aturan yang ada dan jangan sampai karena adanya perbedaan sehingga mendahulukan hal-hal negatif dan memecah persaudaraan dan semangat pemuda.

“Jadi tidak masalah kalau ada aturan yang begini kita bisa saling berargumentasi ada yang kurang puas bisa menyampaikannya dalam forum dan kita secara kolektif kolegial dan yang menjadi suara terbanyak yang menentukan di dalamnya, tapi dengan catatan yang bicara dan yang punya hak suara yang memberikan argumentasi jangan sampai peninjau suaranya lebih keras daripada peserta,” tuturnya.

“Saya ingatkan kembali, waktu semakin mepet dan mohon segera OKP yang belum teregistrasi atau tercatat baik di Kesbangpol dan panitia Muskot ke-10 untuk segera mendaftarkannya segera memenuhi persyaratan untuk mengikuti mekanisme, insya Allah kita akan melahirkan calon ketua KNPI yang diharapkan bersama,” tutupnya.

Reporter: Aldi S

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

More in Komunitas