Connect with us

Covid-19

Masker Bermerk Dan Kain Langka, Jubir Covid-19 Kaltara Tetap Usulkan Masker Kain

Ilustrasi masker cegah penularan Covid-19. (Ft. Dok Hallo Dokter)

Newstara.com TARAKAN – Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Agust Suwandy, SKM, MPH mengatakan instruksi dari Kementerian Kesehatan agar seluruh masyarakat yang beraktivitas di luar atau berinteraksi dengan orang lain, agar menggunakan masker mulut untuk mencegah paparan virus corona (Covid-19).

“Dari orang perorang dan masker yang dipakai juga bisa menggunakan dari bahan yang sesuai dengan rekomendasi oleh Kemenkes dengan memperhatikan kebersihan tidak memakai lebih dari 4 jam, dan dapat mencuci masker tersebut dengan direndam dengan air sabun,” tutur Agust Suwandy.

Agust menjelaskan peruntukan masker bedah dan masker N95 hanya direkomendasikan khusus untuk tenaga medis, sementara masyarakat direkomendasikan menggunakan masker kain yang bisa di cuci berulang kali.

“Bisa dicuci kembali kalau yang kain, asalkan ada lapisannya, kalau yang masker bedah itu untuk tenaga medis saja,” tuturnya.

Sementara, saat redaksi mencari disejumlah apotek maupun tempat-tempat masker para pedagang kain. Sangat sulit mendapatkan masker kain, kecuali hand made atau buat sendiri dengan cara dijahit. Namun, menurut salah satu penjahit Taylor Ada Tarakan bahwa beberapa bahan-bahan pembuat masker seperti karet hingga kain tisu juga sulit mencari.

“Saya sempat cari di beringin, tali karetnya itu kosong, saya suruh anak saya cari di metro (salah satu nama toko,red) juga katanya kosong jadi kita bingung juga mau pakai bahan apa, kalau kain banyak saja cuma karetnya itu yang susah di cari,” tutur Ada kepada Newstara.com

Reporter: Aldi S

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Covid-19