Connect with us

Politik

Muddain ST: Memungkinkan Kader Demokrat Posisi 01 Atau 02 Pilgub Kaltara

Newstara.com TARAKAN – Partai Demokrat merupakan pemilik suara terbanyak dalam kontestasi pemilihan legislatif se Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada periode 2019-2024 yakni sekitar 40.329 suara, walaupun gagal meraih kursi unsur pimpinan. Namun, dipastikan masih memiliki modal tawar menawar yang cukup tinggi untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur (Pilwagub) pada 2020 mendatang maupun Pemilihan Bupati (Pilbub) dan Wakil Bupati (Pilwabup) di Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Tana Tidung.

Alhasil, secara serentak Partai Demokrat akan membuka pendaftaran penjaringan untuk seluruh Pilkada se-Kaltara pada senin depan (23/09/2019) di masing-masing kantor Sekretariat DPC Demokrat dan Pilgub Kaltara di Sekretariat DPD Demokrat Tanjung Selor.

“Kita secara serentak buka pendaftaran penjaringan untuk calon Bupati dan Wakil serta calon Gubernur dan Wakil pada senin depan, nah siapapun bisa mendaftar baik kader sendiri maupun dari luar, dan tidak ada batasan,” tutur Sekretaris DPD Demokrat Kaltara, Muddain ST kepada Newstara.com pada Jumat siang, (20/09/2019) melalui selulernya.

Muddain menyebutkan dalam Pilgub Kaltara bisa dipastikan kader Demokrat akan ikut mendaftar. Namun, sebaiknya tidak memaksakan diri atau tetap melihat kemampuan diri untuk posisi tawar menawar 01 atau 02. Dan penentuan siapa yang diberikan rekomendasi adalah orang yang memiliki elektabilitas tinggi yang berdasarkan hasil lembaga survey.

“Pasti kader ada daftar, namun apakah perlakukannya bagaimana kami belum tahu tapi semua sama pendaftar, namun maksud saya untuk kader jangan memaksakan diri mau 01, walaupun kita punya nilai tawar tinggi, baik 01 atau 02 nanti akan ditentukan oleh lembaga survey dan elektabilitas yang berbicara layak apa tidak layak diberikan rekomendasi di Pilgub Kaltara,” ujarnya.

Pernyataan Muddain memang bisa dikategorikan bukanlah sebuah pepesan kosong belaka, karena dengan melihat kondisi perpolitikan Kaltara bahwa masuknya para petarung dari luar lalu ditambah lagi keberadaan tiga partai besar seperti Hanura, Gerindra dan PDIP yang mengusai DPRD Kaltara juga diklaim memiliki jagoan masing-masing.

“Kalau saya lihat memang Pilgub kali ini lebih dari 3 pasangan calon, dan kita juga belum bisa memastikan arah koalisi ke partai mana yang akan di pilih maupun calon mana yang dipilih. Dan sampai saat ini masih melihat kondisi peta perpolitikan Kaltara. Artinya, rekomendasi yang akan diberikan dari partai Demokrat benar-benar kepada calon dan partai koalisi yang memiliki potensi untuk menang, sehingga bukan kepada perasaan atau koneksi semata,” ujarnya.

Saat disinggung soal kekuatan tarik menarik dukungan antara kubu Malinau dan kubu Nunukan. Muddain ST enggan menjawab dan menganggap tidak mengetahui adanya informasi tersebut. Dan Anggota DPRD Kaltara ini hanya berpesan bahwa pada senin depan membuka pendaftaran Cagub Cawagub, sehingga kader maupun non kader bisa ikut mendaftarkan diri.

“Saya tidak tahu siapa yang mau menarik siapa yang mau ditarik, saya tahunya senin itu kami buka pendaftaran calon saja,” tutupnya.

Reporter : Yoko Handani

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Politik