Connect with us

Komunitas

MUI Resmi Menolak IDCR Color Run Tarakan

Newstara.com TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tarakan akhirnya mengeluarkan pandangan terkait kegiatan IDCR Color Run yang sebelumnya mendapat penolakan dari sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP). Alhasil, MUI menyatakan sikap bahwa kegiatan tersebut tidak layak dilaksanakan.

MUI yang merupakan wadah musyawarah para Ulama Zu’ama dan Cendekiawan Muslim menilai dalam usaha menjaga aqidah dan akhlak, maka Umat Islam wajib memelihara diri dari pengaruh antara lain interaksi sosial (muamalah), umat Islam wajib memperhatikan adab, dalam hal penyelenggaraan hiburan umat Islam wajib menghindari hal-hal yang menjurus.

“Dalam hal penyelenggaraan acara yang bersifat massal, hendaklah memperhatikan aspek budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai keislaman. Bermuamalah yang sesuai dengan syariat Islam,” tulis MUI melalui press rilisnya yang diterima redaksi Newstara.com pada Senin sore, (10/02/2020) di Tarakan.

“Pornografi dan pornoaksi, keamanan, ketertiban masyarakat dan keharmonisan hubungan sosial kemasyarakatan maka berdasarkan beberapa poin di atas, maka even IDCR tidak layak dilaksanakan,” tulis MUI Tarakan.

MUI Tarakan juga menulis untuk Pemerintah dan masyarakat wajib menjaga keharmonisan kehidupan beragama, bermasyarakat, dan Pemerintah wajib mencegah setiap kegiatan yang mengarah pada pornografi dan pornoaksi serta aparat penegak hukum diminta tidak memberikan izin pada kegiatan yang terindikasi. Dan kepada bapak dan ibu selaku orang tua untuk menjaga dan mengawasi putra-putrinya, seluruh elemen masyarakat baik ormas maupun OKP diminta untuk tetap tenang dan menjaga ketertiban dan keamanan,” tulisnya.

Ditetapkan Pada Tanggal 15 Jumadil Akhir 1441 H atau 09 Febuari 2020 M Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tarakan. Ditandatangani oleh Ketua Umum Drs.KH. Muhammad Anas.L dan Sekretaris Umum Dn H.M. Iham Nor. M.Pd.

Reporter: Aldi S

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

More in Komunitas