Connect with us

Kaltara

Mundur Dari Sekum Gelora Kaltara, Yoko Handani Beberkan Alasannya

Yoko Handani, eks Sekum DPW Gelora Kaltara. ( Ft. Dok)

Newstara.com TARAKAN – Salah satu pendiri Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Kalimantan Utara (Kaltara) mundur dari partai dari besutan Anis Matta, Fahri Hamzah dan Mahfud Siddiq tersebut. Pasalnya, partai tersebut baru saja berhasil ikut serta memenangkan paslon ZIYAP menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara periode 2021-2024.

Sebelumnya, sempat muncul kabar bahwa terjadi gesekan dan beda pendapat dengan Ketua DPW Surya Yuniza. Namun, Yoko Handani membantah telah terjadi gesekan di internal dan menjelaskan bahwa mundur karena ingin lebih fokus menjalankan usaha baru yakni treding ekspor bahan kebutuhan pokok atau sembako.

“Wah nggak ada itu, saya mau fokus urus usaha saja, karena hasil rapat perusahaan saya diminta fokus kelola perusahaan, apalagi kita sedang mengembangkan usaha baru, dan yang menjadi pertimbangan kami adalah selama saya terjun ke dunia politik dalam 4 tahun terakhir ini, ternyata itu mempengaruhi unit-unit usaha kami, rating media turun drastis, EO tidak berjalan maksimal dan lain-lainya, mungkin bukan passion saya di dunia politik,” tutur CEO Newstara.com itu pada Sabtu malam, (16/01/2020) melalui selulernya.

Namun, diakuinya bahwa surat pengunduran dirinya baru akan dilayangkan pada Senin besok ke DPN Gelora di Jakarta. Sebelumnya, dirinya juga sudah melakukan komunikasi kepada Waketum DPN Fahri Hamzah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPN Mahfudz Siddiq dan Wasekjen.

“InsyaAllah Senin besok baru saya kirimkan surat pengunduran diri, saya mohon maaf telah mengecewakan teman-teman di internal, namun seperti ini lah keputusan saya, kasihan juga nanti kalau sibuk harus bolak balik ke luar daerah maka partai nggak ada yang urus, semoga kedepannya partai Gelora bisa sukses,” tuturnya.

“Sekali lagi saya katakan tidak ada gesekan, jangan dibuat polemik, walaupun ada yah yahh biasalah riak-riak kecil, namanya sebuah organisasi wajar ada perbedaan pendapat, tidak usah dipusingkan itu,” tutup mantan Wakil Bendahara DPW PAN Kaltara tersebut.

Reporter : Aldi S

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement


More in Kaltara