Debat Publik, Jawaban dr Khairul OKE Banget

RedaksiRedaksi - Rabu | 20 Juni 2018 WIB
judul]
FOTO : NEWSTARA / ISTIMEWA
Paslon Khairul dan Effendhi Djuprianto saat debat publik KPU Tarakan. (Dok)

Newstara.com TARAKAN - Pasangan calon (Paslon) dari nomor urut 2 yakni dr Khairul dan Effendhi Djuprianto merupakan salah satu paslon yang cukup baik menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh para panelis, moderator hingga lainnya. Bahkan, dengan program rumah DP 0 persen serta anggaran untuk RT yang menjadi program andalannya dapat di jabarkannya.

Mantan Sekretaris Kota itu mengatakan terkait keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan dan dilihat dari Musrembang yang menjadi dasar pembangunan, dan setiap kebijakan yang pro rakyat dan amanat aspirasi serta didukung dengan transparansi anggaran dalam e-budgeting dapat di upayakan untuk menstabilitasi penganggaran agar menjadi lebih efisin dengan skala prioritas.

"Budget yang terbatas saat terjadi defisit anggaran, tentu harus ada skala prioritas yang pro rakyat, kita ibaratkan kota ini seperti rumah tangga saja, dan saat jadi rumah tangga kita harus mengelola kebutuhan rumah tangga yang paling dasar seperti makan, sandang, pangan, apabila sandang terpenuhi maka baru masuk ke perumahan, dengan meningkatkan kebutuhan lainnya," ujar mantan Sekot ini saat sesi Debat Publik KPU di Tarakan Plaza Hotel Tarakan pada Selasa malam, (19/06/2018).

Menurutnya, dalam koridor anggaran sudah ditentukan pendapatan, Dana Bagi hasil (DBH,red), Dana Alokasi Umum (DAU,), berapa PAD yang sudah sangat jelas, sehingga setiap anggarkan tentu akan masuk dalam sebuah koridor dan kebutuhan pokok untuk masyarakat sehingga ada anggaran yang dapat di prioritaskan.

"Kita tanya apa yang menjadi prioritas kita di masyarakat ini, kenapa kita berani punya program setiap RT dapat 50 hingga 200 juta pertahun, TPP aman setiap bulan karena kita sudah menghitungnya dan itu bisa sebenarnya dilakukan," tutur dr Khairul.

Sementara, pertanyaan soal revolusi industri yang berbasis teknologi maka dapat dijabarkannya antara teknologi yang sejalan dengan fenomena saat ini, sehingga pasangan OKE memiliki program smart city yang berorientasi pada smart teknologi, smart mobility, smart kompetitor di dunia usaha, smart lingkungan dan lainnya.

"Kita menganggap perkembangan terkonologi harus sejalan dengan program pemerintah, sehingga kita mengembangkan Smart City yang berbasis pada era informasi dan teknologi, jadi ada kota cerdas dengan berbagai indikator utama seperti pendapatan yang tinggi, lingkungan yang baik, smart kompetitor, smart mobility dengan pergerakan dan itulah yang ingin kita capai," ucapnya.

Reporter: Yoko Handani