Mantap, 2 Tahun Sofian Raga Mewujudkan Tarakan Kota Perdagangan

RedaksiRedaksi - Rabu | 20 Juni 2018 WIB
judul]
FOTO : NEWSTARA / ISTIMEWA

Newstara.com TARAKAN - Pasangan calon (Paslon) Ir. Sofian Raga dan Sabar Santuso memastikan akan mewujudkan Tarakan menjadi sebuah kota perdagangan dalam kurun waktu hanya 2 tahun, bahkan setiap produk-produk dari dalam dan luar pulau Tarakan akan tersedia sehingga wilayah strategis di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ini akan menjadi kota perdagangan dan jasa.

Sebelumnya, panelis dari KPU Tarakan yakni dr Bambang Irawan menanyakan strategi pengembangan kawasan perdagangan, kawasan perkotaan, yang dianggap kurang tersentuh secara optimal, sehingga dibutuhkan langkah strategis paslon SOBAT jika terpilih dalam mewujudkan hal tersebut.

Sofian Raga pun menjelaskan bahwa kota Tarakan merupakan wilayah yang tidak memiliki cadangan sumber daya alam berlimpah. Namaun, menjadi wilayah strategis yang diapit oleh negara-negara perbatasan serta menjadi sentral arus transportasi dan perdagangan dari Kabupaten se-Provinsi Kaltara.

"Dalam upaya menciptakan lapangan kerja, meningkatkan hasil pendapatan masyarakat dan meningkatkan perdagangan dan jasa, maka Tarakan harus bergerak dinamis, dengan mewujudkan Tarakan sebagai sentral, apalagi Tarakan memiliki Bandara Internasional dan Pelabuhan Internasional yang bisa melayani ekspor impor dan pintu besar laut dan udara ini juga didukung dengan infrastruktur perbankan dan energi," ucapnya.

Sofian mengatakan pada periode pertama, dirinya sudah menciptakan hal tersebut dengan memaksimalkan aset-aset pemerintah, sehingga tinggal dilakukan eksekusi realisasinya untuk memberikan peluang usaha pada sektor swsta untuk bangkit bersama dengan pemerintah.

"Jadi tidak ada yang saling tunggu, dan masing-masing bisa jalan bersama-sama, dan melalui kekuatan sektor usaha yang tetap eksis hingga saat ini maka tinggal mengembangkan Tarakan menjadi kota perdagangan," tuturnya.

Pada sektor perdagangan, seluruh potensi-potensi akan di kembangkan seperti potensi sektor perikanan, perkebunan, pertanian, sehingga transaksi dapat dilakukan di Kota Tarakan sebagai pintu perdagangan ke luar negeri dan tidak menutup kemungkinan seluruh produk nusantara berada di Tarakan yang kita bangun trade center dalam 2 tahun terakhir," ujarnya.

Reporter: Yoko Handani Kapuragah