Dua Kandidat DPD RI Dapil Kaltara Rebut Suara Ormas Islam

RedaksiRedaksi - Jumat | 02 November 2018 WIB
judul]
FOTO : NEWSTARA / ISTIMEWA
Kandidat ANggota DPD RI Dapil Kaltara Alwan Saputra dan Ahmad Kartadi.

Newstara.com TARAKAN - Dua orang calon legislatif DPD RI asal Kalimantan Utara (Kaltara) yakni Alwan Saputra yang diketahui salah satu pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Kaltara, sementara Ahmad Kartadi yang merupakan pengurus dan kader Muhammadiyyah. Keduanya berharap mendapat suara dari ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Sekedar informasi, baik Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyyah di Provinsi Kaltara, memiliki jamaah hingga kisaran 10 hingga 15 ribuan dan menjadi salah satu basis kekuatan Islam yang sangat besar. Bahkan, jika konsisten dan fokus pada jamaah yang memiliki hak suara maka dipastikan dapat menduduki kursi parlemen.

Saat dikonfirmasi, Caleg DPD RI Ahmad Kartadi menyebutkan bahwa dirinya secara resmi didukung serta diusung oleh Muhammadiyyah Provinsi Kaltara, hal itu dibuktikan dengan SK atau mandat dari Muhammadiyyah, dimana dirinya sudah melalui tahapan seleksi yang transparan.

Dirinya mengaku bahwa sampai saat ini Muhammadiyyah memaksimalkan kekuatan untuk mendukung pencalonannya di sebagai Anggota DPD RIdapil Kalimantan Utara. Sehingga baik anggota maupun pengurus serta kader, sama-sama solid dan fokus untuk kemenangan tersebut.

"Muhammadiyyah menjadi pengusung utama, dan kita tetap solid di dalam internal, nah untuk eksternal kita juga ada sejumlah ormas Islam lainnya yang mendukung, selain itu sejumlah paguyuban dan lainnya, target suara kita diperkirakan berkisar 50 ribuan mas," tutur Ahmad Kartadi saat dihubungi melalui selulernya pada Kamis malam, (31/10/2018) di Tarakan.

Sementara, Alwan Saputra saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa dirinya sampai saat ini belum terlalu banyak bergerak untuk mencari dukungan dari jamaah Nahdlatul Ulama (NU) Kaltara atau para tokoh lainnya. Namun, dirinya meyakini bahwa sejumlah kader-kader NU akan tetap mendukungnya dalam Pileg DPD RI periode 2019-2024 ini.

"Saya berharap jamaah NU mendukung saya, apalagi saya juga salah satu pengurus di Kaltara, dan sampai saat ini saya hanya mencari dukungan disekitar Kabupaten Bulungan, belum mengarah ke sejumlah kota-kota lainnya," ucapnya.

Alwan mengatakan dirinya akan tetap mencari dukungan warga NU di Kota Tarakan, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung baik untuk sosialisasi hingga silaturahmi kepada tokoh NU dan masyarakat.

"Warga NU ini banyak loh, ribuan dan hitung-hitungan saya justru lebih dari 15 ribu se-Kaltara, nah untuk menyambung silaturahmi ini tentu saya dan tim terus melakukan berbagai upaya konkrit," ujarnya kepada Newstara.com pada Jumat pagi, (02/11/2018) melalui selulernya.

Alwan menyebutkan, dirinya sebagai kader akan tetap menjaga marwah NU dan memiliki niat yang tulus untuk membangun Kalimantan Utara menjadi lebih baik, serta bersinergi dengan masyarakat dan menjaga umat Islam agar tidak terpecah belah.

"Mudah-mudahan saya diberi amanah, dan mudah-mudahan diberikan jalan yang lurus untuk menjalankan amanah itu kelak, karena tanpa warga NU pun saya bukan siapa-siapa, dan tanpa masyarakat pun saya bukan siapa-siapa, sehingga terlepas dari itu semua mari kita tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah belah," ucapnya.

Reporter: Andika