Ketua HMI Tarakan Bantah Mendukung Caleg DPD RI Alwan Saputra

RedaksiRedaksi - Jumat | 02 November 2018 WIB
judul]
FOTO : NEWSTARA / ISTIMEWA
Ketua HMI Kota Tarakan, Salim Said. 

Newstara.com TARAKAN - Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tarakan, Salim Said membantah telah memberikan dukungan kepada Alwan Saputra dalam pencalonan sebagai Anggota DPD RI periode 2019-2024. Baginya, HMI merupakan organisasi yang bersifat independen dan tidak ikut dalam politik.

"Terkait Pencatutan HMI Memberikan dukungan itu tidaklah benar, HMI adalah wadah organisasi untuk membina intelektualitas, membina pengkaderan dan bukan mengarahkan pada politik praktis," tulisnya melalui press rilies yang diterima redaksi Newstara.com pada Jumat malam, (02/11/2018) di Tarakan.

"Sehubungan dengan berita terkait dukungan HMI kepada kanda Alwan Saputra untuk maju sebagai calon DPD RI yang terbit di media online newstara.com pada tanggal 02 November 2018. Bahwa hal tersebut adalah bentuk klaim politik. HMI bersifat independen, dengan pendefinisian bahasa 'Juga Mengalir Dukungan Mayoritas Dari Jalur HMI/KAHMI', yang diklaim oleh kanda Alwan Saputra itu melukai independensi etis terhadap HMI," tulisnya.

Salim mengatakan Himpunan Mahasiswa Islam tidak ada hubungan dengan pihak manapun dalam konteks politik praktis, selain itu HMI terdaftar secara struktural dari PB HMI sebagai lembaga pemantau Pemilu sesuai dengan PerBawaslu No 4 Tahun 2018 dengan Nomor Sertifikat : 009/Bawaslu/VII/2018.

"Hal ini menjadi poin penting dan menyatakan bahwa organisasi HMI tidak terlibat dalam hal politik praktis. Dan bersikap sebagai Lembaga Pemantau Pemilu, oleh karena itu, kepada kakanda Alwan Saputra agar tidak menggunakan nama organisasi HMI untuk dukung-mendukung calon DPD RI," tulisnya.

Ini dia Sikap HMI atas Claim Sepihak Alwan Saputra :

1. HMI Cabang Tarakan menolak segala bentuk klaim politik yang dapat merugikan dan merusak independensi organisasi HMI.

2. Dengan menggunakan nama organisasi HMI, KAHMI berpotensi akan menyeret nama organisasi ke arah politik praktis. Padahal, HMI bersifat independen dan bebas dari kepentingan kekuasaan.

3. Pengurus Cabang HMI Cabang Tarakan menyerukan kepada seluruh kader HMI Cabang Tarakan untuk tidak tergiring dalam setiap informasi dan membudayakan Tabayyun serta tetap menjaga marwah independensi etis dan organisatoris, sebagai wujud pertanggungjawaban sosial HMI terhadap umat dan bangsa.

4. Pengurus HMI Cabang Tarakan menyerukan kepada seluruh kader HMI Cabang Tarakan agar tetap mengawasi jalannya pemilu dengan cara menolak keras adanya tindakan money politic, intoleransi, dan isu sara agar terwujud pemilu bersih, damai, dan bermartabat.

4. Pengurus HMI Cabang Tarakan menyerukan kepada seluruh kader HMI Cabang Tarakan agar segera menindaklanjuti apabila ada tindakan tindakan politis yang melanggar aturan perundang undangan sebagai bentuk komitmen Lembaga Pemantau Pemilu.

Reporter: Andika