Calon DPD RI, Hanya Ahmad Kartadi Yang Didukung Resmi Muhammadiyah Kaltara

RedaksiRedaksi - Senin | 05 November 2018 WIB
judul]
FOTO : NEWSTARA / ISTIMEWA
SK dukungan resmi Muhammadiyah Kaltara. 

Newstara.com NUNUKAN - Calon Anggota DPD RI dari daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Ahmad Kartadi menegaskan dirinya telah mendapat dukungan secara resmi melalui tahapan dan seleksi dari Muhammadiyah Kaltara dan diputuskan dalam rapat pleno Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kaltara tanggal 1 Rajab 1439 H atau 19 Maret 2018 M di Kota Tarakan.

Kartadi mengatakan surat dukungan tersebut diperkuat dengan Surat Keputusan (SK) Nomor 020/KEP/II.O/B/2018 tentang Tanfidz Rumusan Musyawarah Pimpinan (Musypim) Wilayah Muhammadiyah Tahun 2008 yang ditanda tangani oleh Ketua PW Muhammadiyah Kaltara Syamsi Sarman, S.Pd dan Sekretaris Sungkono, S.Pd, MA, MH

"Alhamdulillah mas, saya didukung secara penuh oleh Muhammadiyyah, jadi jika ada calon yang mengaku-ngaku telah didukung oleh Muhammadiyah, maka yang bersangkutan harus menununjukkan buktinya," ujarnya yang ditemui redaksi Newstara.com pada Minggu sore, (04/11/2018) saat menggelar silaturahmi bersama di Kabupaten Nunukan.

"Selama ini kami fokus dan terus berusaha bersama-sama silaturahmi dengan masyarakat, karena kami dengan tulus ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kaltara," tambahnya.

Sekedar Informasi, SK dukungan yang telah terbit tersebut telah melalui sejumlah seleksi, dimana sebelumnya ada 5 orang kandidat Bacalon DPD RI yang kemudian 2 orang mengundurkan diri yaitu H. Mulyadi (Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kaltara), Abdurrahman S.AP (Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tarakan/mantan anggota DPRD).

Sementara, hanya 3 orang yang tetap bertahan, mereka antara lain H. Suprapto (Anggota Pimpinan Daerah Kota Tarakan), Hasan Basri(Ketua Jaringan Saudagar Muhammadiyah), dan Subono (Kepala Dinas Kesehatan Kota Tarakan). Dan dalam rapat pleno akhirnya diputuskan, Ahmad Kartadi sebagai calon DPD RI yang didukung penuh oleh Muhammadiyah Kaltara.

Selain dukungan dari Muhammadiyah, Ahmad Kartadi juga didukung oleh sejumlah tokoh-tokoh masyarakat, soko soko warga jawa dan transmigrasi karena kebetulan dirinya juga berasal dari Yogyakarta sementara istrinya berasal dari Ponorogo Jawa Timur. Selain itu, juga terdapat dukungan secara personal warga-warga FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan ABRI).

"Ada beberapa dukungan lainnya untuk saya, mudah-mudahan ini membawa kemenangan untuk kita semua, dan kalau istri saya ibu Alfi Suciyati kan PNS, dan sekarang mengajar sebagai dosen biologi FKIP Universitas Borneo Tarakan, dan beliau sekarang sedang melanjutkan studinya S3 (Doktor di Universitas Negeri Yogyakarta)

Ahmad kartadi didaulat sebagai Ketua Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kaltara, dan ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kaltara). Dirinya merupakan salah satu pengusaha property di Tarakan dan penginapan (Guesthouse) serta apartemen di Yogyakarta.

Reporter: Andika