Begini Alasan Donald Sitorus Mengadakan Baksos Operasi Bibir Sumbing Gratis

RedaksiRedaksi - Rabu | 05 Desember 2018 WIB
judul]
FOTO : NEWSTARA / ISTIMEWA
Donald Sitorus bersama masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur. (Dok. DS Center)

Newstara.com BALIKPAPAN - Donald Sitorus Center menggelar bakti sosial (Baksos) operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit pada 30 November hingga 2 Desember 2018 di RSUD Balikpapan, Jalan Mayjen Sutoyo No 30 RT. 01 Kelurahan Gunung Sari Ulu , Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan. Kegiatan itu dimulai pada tahap, lalu tanggal 1-2 Desember 2018 baru di mulai pelaksanaan operasinya.

Donald Sitorus Center merupakan Lembaga Sosial Masyarakat yang didirikan langsung oleh Kol. (Purn) Donald Sitorus. Beliau adalah salah satu Tokoh masyarakat yang sudah tidak asing lagi di mata masyarakat Kalimantan Timur. Dirinya mengungkapkan memiliki alasan tersendiri kenapa mendirikan LSM Donald Sitorus Center, lalu menggelar acara Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis. 

“Pengalaman selama bertugas di TNI yang melaksanakan bakti sosial seperti sunatan masal, pengobatan gratis untuk umum, dan operasi katarak," tulis Donald melalui rilies pers yang diterima Newstara.com pada Selasa siang, (04/12/2018) di Balikpapan.

Donald menyebutkan selama masih aktif dahulu, kerap kali menemukan pasien penyandang bibir sumbing dan langt-langit. Bahkan saat diskusi dengan, justru belum ada kegiatan bakti sosial gratis bibir sumbing dan Langit-langit.

"Rata-rata pasien mengeluhkan mahalnya biaya operasi dan perawatan, bahkan BPJS tidak menjangkau operasi ini, sehingga itulah yang membuat saya mengadakan baksos gratis operasi bibir sumbing ini," tulisnya.

Alhasil, pendaftaran yang dibuka beberapa waktu oleh Donald Sitorus Center justru diminati masyarakat, dan terhitung ada sekira 30 orang pasien terdaftar dari seluruh Provinsi Kaltim, sementara pasien lulus skrining kesehatan dan satu tahap lagi dilakukan operasi berjumlah 24 pasien.

"Dari Semua pasien yang terdaftar ada sebanyak 5 orang pasien melakukan Operasi bibir sumbing, Operasi Langit-langit 19 Pasien, dan ada 6 orang tidak lulus skrining Kesehatan di karenakan tidak memenuhi kriteria untuk operasi, dan untuk Gelombang satu berjumlah 9 orang pasien," tuturnya.

Gelombang 1

Sabtu 1 desember 2018 
1. M. Gibran, Laki-laki (3 Thn), Sangata Kutim, diagnosa : labioschiz 
2. Al. Ghazali, Laki-laki ( 3 bln). PPU, diagnosa : labioschiz 
3. Moh. Hanafi , Laki-laki ( 1 Thn), Kukar , diagnosa : Labioschiz 
4. Zahratul Syifah, Perempuan, (9 Thn), Wahau, diagnosa : palatoscizis 
5. Ardam Berlandao, Laki-laki, (4 Bln), Berau, diangnosa : labiopalatoscizis 
6. Ahmad dani maulana, ( 14 Thn) , PPU Labangka, diagnosa : Labiopalatoscizis 
7. Tn Herman, Laki-laki, (41 Thn) ( Balikapapan diagnosa : labiopalatosciziz 
8. Raisa, Perempuan, (3 Thn) , Sangata, diagnosa : labiopalatosciziz 
9. Muh Abdul pratama, (4 Thn), Wahau Kutim, diagnosa : labiopalatosciziz

Gelombang 2

Minggu, 2 Desember 2018 
1. Verika Immanuel, Perempuan, (5 Bln), Balikpapan, diagnosa : Labioscizis 
2. Mira, Perempuan, ( 4 thn) , Tukul Kubar , diagnosa : labiopalatosciziz 
3. Imanuel Simanjuntak , Laki-laki, ( 4 thn), PPU diagnosa : labiopalatosciziz 
4. Kristo Imanuel, Laki-laki,( 3 thn), Kongbeng Kutim, diagnosa : labiopalatosciziz 
5. Ny. Gianti, Perempuan, (38 Thn), PPU, diagnosa : labiopalatosciziz 
6. Randy Susanto, Laki-laki,( 10 Thn), Grogot, diagnosa : labiopalatosciziz 
7. Tri Okta, Perempuan, (3 Thn), PPU , diagnosa : labiopalatosciziz 
8. Cornelia, Perempuan, (8 Thn), tukul Kubar, diagnosa : labiopalatosciziz 
9. M.Aidil, Laki-laki,( 3,5 Thn), Bontang, diagnosa : labiopalatosciziz 
10. Mustardi, Laki-laki, (20 Thn), PPU, diagnosa : labiopalatosciziz 
11. Albita, Perempuan,( 7 thn), Sangatta Kutim, diagnosa : labiopalatosciziz 
12. Syarifuddin, Laki-laki, (20 Thn), Babulu PPU, diagnosa : labiopalatosciziz 
13. Afkari, Laki- laki (3 Thn 2 Bln), PPU, diagnosa : labiopalatosciziz 
14. Nuril firdaus Laki- laki (7 Thn), Kubar, diagnosa : labiopalatosciziz 
15. Immanuel Alfon, Laki – laki, (7 Bln), Tanjung Selor, diagnosa : Labiochiz

“Dari 24 pasien ini bervariasi umur nya bahkan ada yang umur 41 tahun artinya selama 40 tahun tidak ada kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing berlangsung. Menariknya pasien juga ada yang berasal dari Kalteng dan Kaltara, jadi bisa dikatakan acara Bakti Sosial Bibir Sumbing Gratis yang diadakan oleh Donald Sitorus Center telah mencakup seluruh Kaltim,” ujarnya.

Salah satu keluarga yang anaknya mengikuti operasi, Riswan (40 Thn) ayah dari Gibran (3 bln) warga asal Sangatta, Kutai Timur. Dia mengetahui ada kegiatan operasi bibir sumbing dari baliho yang ada di Bontang. 

“Saya sangat senang sekali, bangga sekali, karena operasi berjalan lancar dan anak saya menjadi normal seperti anak-anak lainya. Saya sangat berterimakasih dengan Bapak Donald dan Kru dari Donald Sitorus Center,” pungkasnya. (***)