Connect with us

Pilkada Kaltara

Yansen TP : Pemerintah Yang Berpikir, Cinta Kepada Rakyatnya

Newstara.com MALINAU – Komitmen untuk membuat perubahan agar Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) maju dan sejahtera sangat terlihat pada pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) nomor urut 3, Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum dan Dr. Yansen TP, M.Si.

Mereka berdua menyerap aspirasi masyarakat dengan berkunjung ke pelosok-pelosok desa di wilayah pedalaman dan perbatasan hingga ke dalam-dalam gang wilayah perkotaan.

Karena itulah, pasangan dengan tagline ZIYAP ini semakin menegaskan bahwa akan memberi bantuan keuangan (bankeu) kepada kabupaten/kota untuk membangun desa, menata kota.

“Saya datang hari ini mengajak kita semua agar jangan salah pilih lagi. Kalau salah pilih, maka ke depan kita pertaruhkan kehidupan masa depan kita”, tutur Cawagub Yansen TP, di hadapan perwakilan warga dari desa-desa se-Kecamatan Sungai Boh.

Oleh sebab itu, dirinya mengajak warga Sungai Boh yang masuk wilayah Apau Kayan menentukan pilihan dengan tepat pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2020, khususnya pilkada Provinsi Kaltara.

Dan pilihan yang tepat untuk pilkada kali ini, kata Yansen, adalah pasangan nomor urut 3, Zainal-Yansen. Kenapa Zainal-Yansen pilihan yang tepat, karena Zainal-Yansen memiliki perbedaan yang mencolok dari pasangan calon lainnya dalam memikirkan rakyat yang berada di lima kabupaten/kota yang ada.

“Jangan kita berambisi membangun ke depan, tapi rakyatnya tidak menikmati. Oleh sebab itu, Zainal-Yansen bertekad dana yang dimiliki oleh provinsi itu harus dibagi dengan rata dan adil ke setiap kabupaten/kota sesuai dengan kondisinya”, tegas Yansen.

Kabupaten Bulungan, Malinau, Nunukan, Tana Tidung dan Kota Tarakan, harus mendapatkan porsi dari dana Provinsi yang namanya bankeu pembangunan umum yang bisa dilakukan di setiap kabupaten/kota.

Bankeu itu, lanjut Yansen lagi, wajib dilakukan oleh seorang Gubernur. Namun, kalau tidak punya perasaan dan hati kepada masyarakat maka pasti tidak merasa itu sebuah kewajiban.

“Kenapa, karena kita membangun rakyat. Bukan sekadar menjalankan pemerintahan. Kalau pemerintahan jalan, kantor terbuka, orang turun kantor, buat kegiatan, ya betul, tapi berdampak enggak kepada rakyat, bermanfaat gak kepada rakyat, mengubah rakyat atau tidak”, sambungnya.

Inilah kata pria yang lahir di Pa’ Upan, Krayan, Kabupaten Nunukan, ini yang harus selalu dipikirkan oleh pemerintah dan pemerintah yang berpikir seperti itu hanya pemerintah yang cinta kepada rakyatnya, yang peduli kepada rakyatnya, tahu apa kebutuhan rakyatnya dan pimpinan yang tahu rakyat itu pimpinan yang selalu datang bertemu, berjumpa dan berkunjung ke tempat rakyatnya maka akan tahu apa kebutuhan rakyat itu.

“Jadi ini yang membedakan jelas dan besar sekali antara Zainal-Yansen dengan Calon pasangan yang lain. Saya berani menyampaikan dan menegaskan ini, yang membedakan kita adalah kita peduli kepada rakyat, kita mampu mewujudkan kepedulian kepada rakyat, dengan cara kita akan membantu memberi bantuan keuangan kepada kabupaten/kota”, pungkasnya.

Reporter : Aldi S

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement



More in Pilkada Kaltara